Polisi India Abaikan Laporan Remaja Muslim Tewas Terkait Penghinaan Nabi Muhammad

- Kamis, 23 Juni 2022 | 21:01 WIB
Mudassir Alam, remaja Muslim yang tewas dalam demonstrasi terkait penghinaan Nabi Muhammad di India pada 10 Juni lalu (thekashmiriyat.co.uk)
Mudassir Alam, remaja Muslim yang tewas dalam demonstrasi terkait penghinaan Nabi Muhammad di India pada 10 Juni lalu (thekashmiriyat.co.uk)

HALUANRIAU.CO, INDIA - Seorang remaja muslim bernama Mudassir Alam tewas dalam pencahnya bentrok antara umat muslim dan hindu di Kota Ranchi, India pada 10 Juni 2022 yang lalu.

Demo tersebut terjadi pasca dua jubir Partai Bharatiya Janata (BJP), melontarkan pernyataan kontroversial penghinaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, Mudassir sempat mengangkat tangannya ke udara sebelum tertembak, diiringi teriakan massa di sekitarnya, "Hidup Islam!"

Namun setelahnya, suara tembakan muncul dan Mudassir tampak jatuh ke tanah.

Seorang warga mengatakan 'Dia tewas!', sementara beberapa orang lainnya berupaya menghentikan darah keluar dari kepala Mudassir.

Baca Juga: Mantan PM Mahathir Klarifikasi Klaim Kepri Bagian dari Malaysia

Sempat dibawa kerumah sakit, namun nyawa sang remaja tidak tertolong.

Mengetahui anaknya meninggal dunia, pihak keluarga telah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Namun demikian, menurut ayah Mudassir Alam, Parvez Alam mengaku bahwa pihak kepolisian tidak serius dan cendrung mengabaikan laporan terkait kematian anaknya.

"Saya kehilangan anak saya satu-satunya akibat kekerasan ini. Ia hanya (remaja) 15 tahun, bukan orang dewasa," tutur Alam yang dikutip dari CNN Indonesia.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bangkrut! Sri Langka Minta Dana Segar IMF

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:48 WIB

Presiden AS, Joe Biden Jatuh dari Sepeda

Minggu, 19 Juni 2022 | 19:31 WIB

PBB Resmi Akui Türkiye Sebagai Nama baru Turki

Jumat, 3 Juni 2022 | 12:13 WIB
X