Mantan PM Mahathir Klarifikasi Klaim Kepri Bagian dari Malaysia

- Kamis, 23 Juni 2022 | 20:25 WIB
Mahathir Klaim Kepulauan Riau Milik Malaysia, Kemlu: Sampai Kapanpun Akan Jadi Wilayah NKRI (NET)
Mahathir Klaim Kepulauan Riau Milik Malaysia, Kemlu: Sampai Kapanpun Akan Jadi Wilayah NKRI (NET)

HALUANRIAU.CO, MALAYSIA - Mantan Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad akhirnya memberikan klarifikasi terkait pernyataan kontroversialnya terkait klaim wilayah Kepulauan Riau dan Singapura sebagai bagian dari wilayah Negeri Jiran tersebut.

Pria yang kini berusia 96 tahun tersebut mengklarifikasi pernyataanya yang ia sampaikan kala menjadi pembicara di sebuah pertemuan Melayu, dimana ia mengungkapkan hal tersebut diartikan diluar konteksnya.

"Laporan soal apa yang saya sebut dalam pertemuan dengan orang Melayu itu tidak benar. Saya tak meminta Malaysia mengklaim wilayah yang sudah hilang," kata Mahathir dalam pernyataan resmi, Kamis (23/6).

Ia mengaku bahwa dirinya hanya berusaha untuk menunjukan mengapa bangsa Malaysa sangat khawatir kehilangan wilayah yang mungkin seukuran bebatuan kecil, namun bisa saja wilayah tersebut lebih besar.

"Kehilangan Pulau Batu Puteh bukan masalah besar. Itu kesalahan Gubernur Johor yang menolak pulau itu bagian dari Johor. Seandainya penolakan itu tidak dilayangkan, tidak akan ada perselisihan sekarang." kata Mahathir.

Baca Juga: Jasa Raharja Dumai Berikan Jaminan Penumpang Kapal Laut Rute Malaysia

Tidak lupa dia mengatakan bahwa seharusnya Malaysia berterimakasih kepada Makhamah Internasional atau yang biasa di sebut Mahkamah Dunia, karena sudah memutuskan Pulau Sipadan dan Ligitan merupakan bagian dari Negeri Jiran.

"Pulau itu sangat bernilai dari Pulau Batu Putih, yang hanya tumpukan batu. Kita harus berterima kasih kepada Indonesia tak mempermasalahkan penghargaan tersebut," kata dia.

Lanjutnya, Mahkamah Internasional kemudian memutuskan Sipadan menjadi milik Malaysia karena Negeri Jiran dianggap lebih banyak berkontribusi ke dua pulau tersebut.

"Sungguh, kami bersyukur apa yang kami punya," tegas Mahathir.

Mantan menteri dua periode tersebut menjadi sorotan usai mengatakan Malaysia harus mengklaim Kepulauan Riau dan Singapura beberapa waktu yang lalu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bangkrut! Sri Langka Minta Dana Segar IMF

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:48 WIB

Presiden AS, Joe Biden Jatuh dari Sepeda

Minggu, 19 Juni 2022 | 19:31 WIB

PBB Resmi Akui Türkiye Sebagai Nama baru Turki

Jumat, 3 Juni 2022 | 12:13 WIB
X