Myamnar Dukung Serangan Rusia ke Ukraina

- Jumat, 25 Februari 2022 | 16:29 WIB
Myanmar (@adamlapunik)
Myanmar (@adamlapunik)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Myanmar melalui pihak Junta Militernya mengaku mendukung penuh langkah dari Rusia dalam melancarkan aksi serangan ke wilayah Ukraina.

Hal tersebut diungkapkan oleh Juru  Bicara Dewan Militer Myanmar, Jendral Zaw Min Tun, dimana ia menjelaskan alasan dibalik pemerintah militer Myanmar mendukung tindakan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Ia menjelaskan bahwa Rusia saat ini tengah berusaha untuk menyatukan kedaulatan dan menunjukan bahwa mereka adalah kekuatan dunia.

"Pertama adalah Rusia telah berusaha menyatukan kedaulatannya," ujarnya.

"Saya pikir ini adalah hal yang benar untuk dilakukan. Kedua, Rusia menunjukkan kepada dunia bahwa Rusia adalah kekuatan dunia," tambahnya.

Baca Juga: Gempa Pasaman Barat: 3 Orang Tewas dan 30 Warga Lainnya Luka-luka

Deklarasi tersebut diketahui justru sangat bertentangan dengan apa yang dilakukan oleh beberapa komunitas di dunia yang mengutuk keras tindakan dari Rusia tersebut.

Baik Rusia maupun Myanmar pada akhir-akhir ini menjalin hubungan yang sangat kuat dimana pada Juni 2021 yang lalu, Junta Militer Myanmar, Min Aung Hlaing mengunjungi Moskow.

Rusia merupaka salah satu dari sedikit negara yang membela dewan militer yang berkuasa saat ini setelah mereka menggulingkan pemerintahan sipil yang di pimpin oleh Aung San Suu Kyi.

Baca Juga: Ukraina Minta Bantuan Para Hacker 'Bawah Tanah' Ikut Lawan Rusia

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Prancis Tolak Klaim Mali Persenjatai Pejuang Islam

Kamis, 18 Agustus 2022 | 21:05 WIB

Jerman Tolak Paspor Baru Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 | 19:37 WIB

China: Tidak Ada Ruang Untuk 'Separatis' Taiwan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:51 WIB

BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:52 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 22:16 WIB
X