Terkena Serangan Hacker, Internet di Korea Utara Mati Selama 6 Jam

- Kamis, 27 Januari 2022 | 19:10 WIB
Ilustrasi (Freepik)
Ilustrasi (Freepik)

HALUANRIAU.CO, INTERNASIONAL - Korea Utara terkena serangan denial-of-service (DDoS) dari hacker setalah melakukan uji coba rudal kelima pada bulan ini.

Serangan hacker tersebut menyebabkan layanan internet di Korea Utara terputus selama enam jam pada Rabu (26/1).

Peneliti Keamanan Siber Inggris, Junade Ali, yang memantau berbagai situs dan server di Korea Utara mengatakan bahwa puncak serangan siber itu menghasilkan seluruh trafik internet di Korea Utara berhenti seketika.

"Ketika seseorang mencoba terhubung IP address di Korea Utara, internet benar-benar tidak dapat merutekan data ke negara itu," katanya kepada Reuters.

Baca Juga: Besok, Ketua DPH Datangi Gedung LAMR Kota Pekanbaru yang Diduduki Pimpinan Versi Muspiduan

Namun beberapa jam kemudian, server layanan email di Korut perlahan bisa diakses.

Tetapi beberapa website individu dan institusi seperti maskapai udara Air Koryo, Kementerian Luar Negeri Korea Utara, dan Naenara yang merupakan portal resmi pemerintah Korut terus mengalami gangguan.

Akses internet di Korut dinilai sangat terbatas. Hingga kini tidak diketahui berapa banyak orang yang memiliki akses langsung ke internet global, namun perkiraan umum hanya satu persen dari jumlah populasi 25 juta orang.

Sebuah situs berita yang berbasis di Seoul, NK Pro, melaporkan, file log dan catatan jaringan menunjukkan situs web di domain web Korea Utara sebagian besar tidak dapat dijangkau karena Domain Name System (DNS) Korut berhenti terhubung.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hacker Anonymous Serbu Website Penting Rusia

Selasa, 1 Maret 2022 | 12:23 WIB
X