Sudah 2.000 Jurnalis Meninggal Akibat Covid-19

- Sabtu, 8 Januari 2022 | 14:37 WIB
Ilustrasi (Engin_Akyurt on Pixabay)
Ilustrasi (Engin_Akyurt on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Sedikitnya 2.000 jurnalis di 94 negara sejak Maret 2020 telah meninggal dunia akibat pandemi Covid-19. Tetapi angka itu "perkiraan keseluruhan yang rendah," menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada Jumat (7/1/2022).

Setidaknya 1.400 pekerja media meninggal setelah terpapar virus pada 2021, rata-rata 116 orang setiap bulan, kata Press Emblem Campaign (PEC) yang berbasis di Jenewa.

“Jumlah korban sebenarnya tentu lebih tinggi, karena penyebab kematian jurnalis terkadang tidak ditentukan, atau kematian mereka tidak diumumkan,” kata kelompok itu.

“Di beberapa negara, tidak ada informasi yang dapat dipercaya, dan angka 2.000 adalah perkiraan keseluruhan yang rendah,” imbuh organisasi tersebut.

Baca Juga: Hari ini Sebanyak 419 Jemaah Umrah Diberangkatkan ke Arab Saudi

PEC mencatat bahwa jumlah kematian melambat tahun lalu setelah vaksin tersedia.

Dari 1.940 kematian jurnalis yang didaftarkan oleh PEC sejak Maret 2020, hanya sekitar setengahnya – tepatnya 954 – berada di Amerika Latin.

Asia mengikuti jumlah kematian terbanyak dengan angka kematian 556, setelah itu Eropa 263, Afrika dengan 98, dan Amerika Utara dengan 69 kasus kematian.

Lebih dari 50 kematian masih dalam penyelidikan, kata kelompok itu. Di antara negara-negara tersebut, Brasil dan India mencatat jumlah besar dengan masing-masing 295 dan 279 kematian.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

China: Tidak Ada Ruang Untuk 'Separatis' Taiwan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:51 WIB

BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:52 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 22:16 WIB

China Pecat Pejabat Karena Kecanduan Video Game

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:09 WIB
X