Sempat Tenggelam, Kini Rumor 'Bukan Kim yang Asli" Muncul Kembali ke Publik

- Kamis, 30 Desember 2021 | 17:46 WIB
Potret Kim Jong Un saat ini (kiri) dengan yang dulu (kanan) (@parboaboa dan @dprk_official_)
Potret Kim Jong Un saat ini (kiri) dengan yang dulu (kanan) (@parboaboa dan @dprk_official_)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Konspirasi mengenai Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un kini kembali muncul ke publik.

Teori Konspirasi Bizarre mengungkapkan tentang kondisi tubuh Kim Jong-Un yang sangat berbeda saat ini dengan penurunan badan yang dianggap cukup dramatis.

Menurut Badan Intelejen Nasional Korea Selatan, NIS telah mengungkapkan pada Kamis (30/12/2021) dimana pemimpin Korea Utara tersebut sebenarnya memiliki berat badan sebesar 140kg pada tahun 2019 silam. Namun saat ini diketahui telah turun drastis hingga 120kg.

Saat ini, teori konspirasi Bizarre kembali meletus dimana mengklaim bahwa Kim Jong-Un saat ini bukanlah orang yang sama dengan Kim pada tahun 2019.

Baca Juga: Antisipasi Perang Lawan China, Taiwan Bentuk dan Resmikan Badan Tentara Cadangan di 1 Januari 2022 Mendatang

The Cult of Jonson pada akun twitternya menyebutkan bahwa Kim Jong-Un yang asli hingga saat ini tengah dalam perawatan akibat gagal jantung yang pernah dialaminya. Karena ketakutan terhadap hal yang tidak di inginkan para pedukungnya, maka mereka menyiapkan "Kim yang baru", sebagai bentuk agar Kim Yo Jong yang merupakan adik kandung pemimpin tertinggi Korut tersebut tidak mengambil alih pemerintahan.

Seorang pebisnis, Richard Gugas juga mengomentari hal tersebut dengan mengatakan bahwa Kim yang saat ini bukanlah orang yang sama dengan Kim yang dulu, dimana ia memiliki Kuping yang berbeda.

NIS juga telah menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk meneliti anak dari Kim Jong-Ill tersebut dan menyebutkan bahwa Kim Jong-Un diyakini memiliki tinggi 170cm dan berpendapat bahwa penurunan berat badannya tersebut merupakan upaya memperbaiki bentuk tubuhnya menuju normal.

Baca Juga: Peneliti Jepang Ungkap Gejala Omicron Lebih Ringan dari Delta Karena Kurang Patogen, Namun Sangat Masif

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: express.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pesawat Tabrak Kabel Sutet, Washington Padam

Senin, 28 November 2022 | 16:21 WIB

PM Malaysia Tolak Pake Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 14:36 WIB

China 'Memanas', Pendemo Tuntut Xi Jinping Mundur

Senin, 28 November 2022 | 14:06 WIB

Anwar Ibrahim: Saya Memilih Untuk Tidak Menerima Gaji

Jumat, 25 November 2022 | 13:04 WIB

Gempa M 7,0 Guncang Kepulauan Solomon

Selasa, 22 November 2022 | 15:54 WIB

Geram ke PBB, Korut: Boneka AS!

Senin, 21 November 2022 | 16:53 WIB

Muhyiddin Pede Kembali Bakal Jadi PM Malaysia

Senin, 21 November 2022 | 16:34 WIB
X