Artis Hongkong Gay Dibekuk Polisi Atas Dugaan Media Penghasut, Begini Penjelasannya

- Kamis, 30 Desember 2021 | 18:00 WIB
Ilustrasi (Filmbetrachter on Pixabay)
Ilustrasi (Filmbetrachter on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Denise Ho artis tenar juga seorang politisi Hongkong, diciduk kepolisian setempat karena dituduh terlibat media penghasut.

Kepolisian Hongkong melakukan penangkapan terhadap Denise Ho, bintang tenar cantopop Hongkong dan lima orang aktivis pro-demokrasi lainnya saat menggeledah kantor Stand News pada Rabu (29/12).

Denise Ho yang mengaku seorang gay, lahir di Hongkong namun tumbuh dewasa di Kanada dan pada pertengahan tahun 2020 deretan albumnya yang hits melejitkan namanya sebagai artis terkenal.

Kepolisian Hongkong mengerahkan lebih dari 200 personel untuk menggeledah kantor Stand News atas tuduhan terlibat media Stand News menyebarkan “publikasi yang menghasut”.

Baca Juga: Lagi Flu? Teh Anti Pilek Solusi Alami Pakai Bahan Dapur, Begini Cara Membuatnya!

Dalam penggeledahan itu pihak kepolisian Hongkong menyita materi jurnalistik,  telepon genggam, komputer, kartu identitas, hingga paspor Ho, lalu membawa Ho ke stasiun kepolisian.

Seorang reporter AFP mengatakan melihat pemimpin redaksi Stand News, Patrick Lam juga digelandang Polisi keluar dari gedung kantornya dengan tangan diborgol.

Ho memulai kiprah politiknya pada 2012 namun debut politiknya kian 

menguat setelah ia mengikuti Gerakan Payung suatu aksi demonstrasi pro-demokrasi besar-besaran di wilayah itu, Ho menjadi icon dan wajah gerakan pro-demokrasi Hong Kong di dunia internasional

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bangkrut! Sri Langka Minta Dana Segar IMF

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:48 WIB

Presiden AS, Joe Biden Jatuh dari Sepeda

Minggu, 19 Juni 2022 | 19:31 WIB

PBB Resmi Akui Türkiye Sebagai Nama baru Turki

Jumat, 3 Juni 2022 | 12:13 WIB
X