Peneliti Jepang Ungkap Gejala Omicron Lebih Ringan dari Delta Karena Kurang Patogen, Namun Sangat Masif

- Kamis, 30 Desember 2021 | 14:49 WIB
Gejala Covid Varian Omicron harus dikenali (Pixabay)
Gejala Covid Varian Omicron harus dikenali (Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Sebuah studi yang dilakukan oleh sekelompok peneliti di Jepang telah mengungkapkan bahwa virus Covid-19 varian Omicron memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan dengan varian Delta.

Hal tersebut berdasarkan penelitian yang dipimpin oleh Prof. Sato Kei di Institut Ilmu Kedokteran di Universitas Tokyo serta Prof. Fukuhara Takasuke dari Pascasarjana Kedokteran di Universitas Hokkaido.

Berdasarkan penelitian yang dirilis secara online tersebut menjelaskan tentang perbandingan varian Omicron yang kini tengah menyebar luas dengan varian Delta.

Pada percobaan pertamanya pada hewan menunjukan bahwa varian Omicron mungkin kekurangan patogen dibandingkan varian Delta, dimana hamster yang terinfeksi oleh Omicron tidak menunjukan gejala perubahan berat badan dan pneumonia akut, sedangkan varian Delta sebaliknya.

Baca Juga: Kasus Harian Positif Covid-19 Varian Omicron tembus 200.000, Buat Penerbangan AS Hampir Lumpuh

Walaupun menggunakan media hewan percobaan, namun mereka menjelaskan bahwa gejala varian Omicron lebih ringan dibandingkan dengan varian Delta, namun para peneliti memperingatkan bahwa orang-orang wajib waspada terhadap varian Omicron tersebut.

Fukuhara menegaskan bahwa walaupun tidak menyebabkan gejala serius namun tingkat penyebarannya bisa sangat masif dan orang-orang yang terinfeksi varian Omicron ini tetap bisa terkena gejala pneumonia.

Baca Juga: Choi ha Neul Diduga Pacar Yoo Ah In Ternyata Miliki Pendapatan Fantastis

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: NHK

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hacker Anonymous Serbu Website Penting Rusia

Selasa, 1 Maret 2022 | 12:23 WIB
X