Uni Emirat Arab Kembali Laporkan Temuan Kasus Virus Mers

- Rabu, 15 Desember 2021 | 17:00 WIB
Ilustrasi virus Mers (DaModernDaVinci on Pixabay)
Ilustrasi virus Mers (DaModernDaVinci on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Middle East respiratory syndrome (MERS) dilaporkan kembali muncul di Uni Emirat Arab (UEA).

Diketahui seorang pria berusia 60 tahun di Abu Dhabi terinfeksi MERS. Penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus Corona ini mendapat perhatian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pria tersebut meurpakan seorang peternak unta dan melakukan kontak fisik dekat dengan hewan sebelum gejala muncul.

Ia dilarikan ke rumah sakit pada awal November lalu dengan gejala demam, sakit tenggorokan, hidung meler, dan sesak napas.

Hasil pemeriksaan menunjukkan sang pria positif terinfeksi MERS. Ia juga diperiksa untuk COVID-19, namun hasilnya negatif.

Baca Juga: Manchester United Ikut Perburuan Antonio Rudiger

Dikutip dari Detik, sebanyak 51 orang diawasi oleh otoritas kesehatyan setempat untuk gejala pernapasan dan pencernaan selama 14 hari.

"WHO akan terus memantau situasi epidemiologis dan melakukan penilaian risiko berdasarkan informasi terbaru yang ada. Namun, dengan pandemi COVID-19 yang sedang berlangsung, kapasitas pengujian untuk MERS-CoV telah sangat terpengaruh di beberapa negara karena sebagian besar sumber daya dialihkan untuk mencegah dan mengendalikan pandemi," ungkap WHO seperti dikutip dari situs resminya pada Rabu (15/12/2021).

"WHO tidak menyarankan penerapan pemeriksaan khusus di titik masuk atau pembatasan perdagangan atau perjalanan dari UEA karena kasus ini,"

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Detik Finance

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:52 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 22:16 WIB

China Pecat Pejabat Karena Kecanduan Video Game

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:09 WIB

Inflasi di AS Meledak Hingga 9,1 %

Rabu, 13 Juli 2022 | 20:22 WIB
X