Studio Produksi Anime 'Demon Slayer dan Fate Series', Ufotable Terjerat Kasus Penggelapan Pajak

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 00:50 WIB
Anime-anime produksi Studio Ufotable (best anime)
Anime-anime produksi Studio Ufotable (best anime)

HALUANRIAU.CO, ANIME - Ufotable, Inc atau Yūfōtēburu yūgen-gaisha merupakan salah satu studio animasi di Jepang yang berdiri pada bulan Oktober 2000.

Demon Slayer (Kimetsu no Yaiba, Fate/Zero hingga Fate/stay Night: Unlimited Blade Works merupakan beberapa karya terkenal berkat hasil produksi studionya.

Namun saat ini, kabar buruk tengah terjadi pada studio yang dipimpin oleh Matsuri Ouse ini.

Pengadilan Distrik Tokyo telah mengeluarkan putusan bersalah kepada Studio Ufotable atas kasus penggelapan pajak.

Baca Juga: Anime Karakai Jozu no Takagi-san season 3 Dikonfirmasi tayang Januari 2022, Berikut PV nya

Studio ufotable dan sang Pendiri Kondo Hikaru dituduh oleh pengadilan setempat atas kasus penghindaran pajak senilai 138 juta yen atau hampir Rp17,5 miliyar.

Penggelapan tersebut dilakukan oleh Kondo dan Ufotable direntang 2015 hingga 2018.

Persidangan di Pengadilan Distrik Tokyo yang diketuai oleh Tanaka Akiyuki menyatakan putusannya pada hari jum'at waktu setempat.

Pihaknya memerintahkan studio Ufotable membayar denda senilai 264.000 dolar (sekitar Rp3,8 miliyar) dan menjatuhkan hukuman penjara kepada sang pendiri Kondo Hikaru selama 20 bulan.

Atas hasil putusan tersebut, Studio Ufotable didalam situs web resminya menyatakan akan mematuhi putusan tersebut dan akan segera memperbaiki manajemennya guna untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan demi menghasilkan karya-karya terbaik.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

China: Tidak Ada Ruang Untuk 'Separatis' Taiwan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:51 WIB

BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:52 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 22:16 WIB

China Pecat Pejabat Karena Kecanduan Video Game

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:09 WIB
X