Partai Islam Radikal di Pakistan Demo, 3 Polisi Tewas Ditembak Massa

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:27 WIB
Tembak Ilustrasi Merdeka
Tembak Ilustrasi Merdeka

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Tiga polisi Pakistan dipastikan tewas usai terkena tembakan saat partai Islam radikal yang dilarang, Tehreek-e-Labbaik Pakistan (TLP) melakukan demonstrasi dan mengeluarkan tembakan ke massa yang berkumpul pada Rabu (27/10/2021). Selain itu, 70 lainnya terluka.

TLP berada di balik unjuk rasa massal anti-Prancis awal tahun ini yang menyebabkan kedutaan besar menerbitkan peringatan bagi warga negara Prancis untuk meninggalkan Pakistan.

Kelompok tersebut berunjuk rasa menentang penahanan pemimpinnya, Saad Rizvi, yang ditangkap pada April ketika TLP dilarang, dan meminta pengusiran duta besar Prancis.

“Mereka mengeluarkan tembakan ke polisi dengan Kalashnikov, tiga polisi meninggal,” kata Menteri Dalam Negeri, Sheikh Rasheed Ahmad dalam konferensi pers, dikutip dari Al Arabiya, Kamis (28/10).

Rasheed menambahkan, delapan polisi yang terluka dalam keadaan kritis.
Kepala kepolisian Punjab, Rao Sardar Ali Khan menyampaikan dalam konferensi pers terpisah, empat anggotanya tewas pada Rabu.

TLP menuduh polisi menembak ke arah massa, di mana empat orang pendukungnya tewas.

Baca Juga: Anak Menteri Kesehatan Inggris Masuk Islam Meski Keluarganya Pemeluk Kristen Taat

Kepolisian di provinsi Punjab, di mana Lahore merupakan ibu kotanya, membantah menggunakan peluru karet atau senjata dan tidak akan mengomentari klaim adanya pengunjuk rasa yang tewas.

“Kami tidak menggunakan senjara seperti itu terhadap mereka,” jelas juru bicara kepolisian, Mazhar Hussain kepada AFP.

Unjuk rasa terbaru mulai pada Jumat di kota Lahore yang menjadi benteng kelompok tersebut, dari Lahore ribuan orang secara perlahan menuju ibu kota Pakistan, Islamabad.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: Merdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Artis Amyon Rilis Single Terbaru Berjudul 'Heart'

Jumat, 12 November 2021 | 17:44 WIB
X