Ternyata Indonesia Punya 'Utang Terselubung' pada China Menurut Laporan Lembaga Riset AS

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:44 WIB
Ilustrasi utang (pixabay/stevepb)
Ilustrasi utang (pixabay/stevepb)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Indonesia dilaporkan memiliki utang terselubung dari China.

Hal itu disampaikan Lembaga riset asal Amerika Serikat (AS), Aiddata yang pada September lalu me-review penyaluran pembiayaan China melalui sejumlah proyek ke berbagai negara, pada rentang 2000-2017.

Dalam hasil riset berjudul 'Banking on the Belt and Road: Insights from a new global dataset of 13,427 Chinese Development Projects' itu, Aiddata menempatkan Indonesia sebagai salah satu dari 25 negara penerima utang terselubung terbesar dari China.

Baca Juga: Sekolah Klaim Guru Peremas Payudara Siswi Dikenal Teladan dan Rajin

Bahkan mengutip data di laporan setebal 166 halaman tersebut, Indonesia yang terbesar di antara negara-negara Asia Tenggara.

"Utang sebesar itu bagian dari strategi China untuk merealisasikan keinginannya mewujudkan jalur sutera baru atau yang dikenal dengan Belt and Road Initiative (BRI)," tulis laporan tersebut, dikutip Kamis (14/10/2021).

Adapun skema dana yang diterima Indonesia dari China melalui skema ODA (Official Development Assistance), mencapai USD 4,42 miliar. lalu skema yang diterima melalui skema OOF (Other Official Flows) lebih besar lagi, yakni USD 29,96 miliar.

Atas hal itu, jika ditotalkan, utang terselubung yang disalurkan China ke Indonesia pada periode 2000-2017 mencapai USD 34,38 miliar atau dengan kurs saat ini setara Rp 488,9 triliun. Jumlah ini hampir 18 persen dari total belanja APBN 2021 yang mencapai Rp 2.750 triliun.

Baca Juga: Rhustavito Pernah Ditawari Jadi Influencer Sebelum Thomas Cup 2021

ODA atau Official Development Assistance merupakan penyaluran pembiayaan ke negara-negara berkembang dari lembaga resmi atau negara, dengan tujuan meningkatkan pembangunan ekonomi negara berkembang tersebut. Utang dalam skema ODA, bersifat lunak (concessional) dan memiliki komponen grant minimal 35 persen.

Sedangkan OOF atau Other Official Flows, yaitu segala bentuk penyaluran dana dari pemberi pinjaman ke negara-negara berkembang, di luar kategori ODA.

Nilai utang terselubung yang diungkap lembaga riset Aiddata itu, bahkan melampaui yang tercatat sebagai utang resmi Indonesia ke China. Mengutip statistik utang luar negeri per Juli 2021 yang diterbitkan Bank Indonesia (BI), utang yang disalurkan China ke Indonesia 'hanya' USD 21,12 miliar atau setara Rp 300,3 triliun.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Artis Amyon Rilis Single Terbaru Berjudul 'Heart'

Jumat, 12 November 2021 | 17:44 WIB
X