Lindungi Bumi dari Asteroid, NASA Umumkan Misi Berikut

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 14:26 WIB
Ilustrasi asteroid (Pixabay/UKT2)
Ilustrasi asteroid (Pixabay/UKT2)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Demi melindungi Bumi dari ancaman asteroid, NASA resmi umumkan misi. Nantinya, lembaga antariksa itu akan menerbangkan pesawat luar angkasa berkecepatan tinggi dan menabrakkannya ke asteroid berbahaya yang mengarah ke Bumi.

Misi Double Asteroid Redirection Test (DART) itu rencananya akan diluncurkan pada 23 November 2021, pukul 22.20 PST mendatang. Misi tersebut dapat membantu badan antariksa dunia mencari cara untuk menangani asteroid yang berpotensi berbahaya terhadap Bumi.

Dilansir dari Kumparan, DART akan menguji kekuatan asteroid yang disebut teknik penabrakan kinetik dengan cara menembakkan satu atau dua pesawat luar angkasa raksasa ke jalur asteroid yang mendekati Bumi untuk mengubah jalur pergerakan asteroid, mirip dengan skenario di film 'Armageddon'.

Targetnya adalah asteroid biner, dua batu luar angkasa yang bergerak bersamaan, yang bernama Didymos. Benda antariksa ini terdiri dari asteroid raksasa berdiameter 780 meter dan moonlet atau batu lebih kecil berukuran 160 meter.

Baca Juga: Luis Enrique Pusing Dengan Komposisi Skuat Jelang Laga Final UEFA Nations League Spanyol vs Prancis

NASA akan membidik moonlet dengan harapan bisa memperlambat orbit, sehingga astronom bisa melihat dampaknya secara detail menggunakan teleskop di Bumi.

"Ini akan memberi tahu kepada kita bagaimana teknik penabrak kinetik bisa menjadi cara untuk mengalihkan orbit asteroid dan memastikan bahwa teknik ini memang layak digunakan, setidaknya untuk asteroid berukuran kecil yang berisiko membahayakan," kata Lindley Johnson dari NASA Planetary Defense Officer, mengatakan kepada situs saudara Live Science.

Pesawat luar angkasa DART dijadwalkan meluncur dari Pangkalan Angkatan Udara Vandenberg di California, menggunakan roket SpaceX Falcon 9 melewati atmosfer. Setelah pesawat DART terpisah dari roket, ia akan menjelajah luar angkasa selama sekitar satu tahun, menempuh perjalanan hampir 11 juta kilometer dari Bumi sebelum akhirnya menabrak Didymos pada akhir September 2022.

Baca Juga: UU ITE Atur Pencemaran Nama Baik di Sosial Media, Ketahui Ancaman Sanksi Pelaku

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, pesawat DART akan menabrak permukaan moonlet dengan kecepatan sekitar 24.000 km/jam, menghancurkan pesawat luar angkasa saat terjadi benturan. Tabrakan berkecepatan tinggi ini nyaris tidak memengaruhi permukaan asteroid, hanya memperlambat kecepatannya saja.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X