Meningkat Tajam, 330 Ribu Anak Jadi Korban Pelecehan Seksual Gereja Katolik Prancis

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 20:35 WIB
(Pixabay/Alexas_Photos)
(Pixabay/Alexas_Photos)

HALUANRIAU.CO, PRANCIS - Dikutip dari Associated Press, sekitar 330.000 anak dilaporkan menjadi korban pelecehan pastor dan pejabat Gereja Katolik Prancis selama tujuh dekade terakhir.

Informasi ini didapatkan dari laporan penyelidikan Komisi Independen untuk Pelecehan Seksual di Gereja (CIASE), pada Selasa (5/10/2021), dilansir dari CNN Indonesia.

Laporan ini memperkirakan ada 216.000 anak di bawah umur dilecehkan sejak 1950 sampai 2020.

Namun, jumlah ini diperkirakan meningkat hingga 330.000, dengan memasukan identitas korban maupun pelaku yang bukan pastor, tetapi memiliki hubungan dengan gereja, seperti sekolah agama ataupun program pemuda.

Ketua CIASE Jean-Marc Sauvé, mengatakan data tersebut berasal dari penelitian ilmiah, seperti pelanggaran yang dilakukan oleh pastor dan orang non-religius yang terlibat di dalam gereja.

Baca Juga: Ditertawakan Saat Rapat DPRD Jakarta, Viani Limardi Eks Fraksi PSI: Saya dari Fraksi DKI Jakarta

Sauvé menyebut sekitar 80 persen korbannya adalah laki-laki.

"Gereja Katolik, setelah lingkaran keluarga dan teman-teman, adalah lingkungan di mana prevalensi pelecehan adalah yang tertinggi dengan selisih yang signifikan," kata Sauvé.

Masalahnya sistemik, dan kekerasan seksual tidak terbatas pada beberapa kambing hitam yang menyimpang dari kawanan, kata Sauvé sebelum publikasi laporan.

"Ketika diberitahu tentang pelanggaran, (gereja) tidak mengambil tindakan tegas yang diperlukan untuk melindungi anak-anak dari pemangsa."

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

China: Tidak Ada Ruang Untuk 'Separatis' Taiwan

Rabu, 10 Agustus 2022 | 19:51 WIB

BBM Suriah Naik Dua Kali Lipat, Ekonomi Terpukul

Minggu, 7 Agustus 2022 | 21:16 WIB

Supertanker Minyak Disambar Petir, Kuba Minta Bantuan

Minggu, 7 Agustus 2022 | 20:52 WIB

WHO Tetapkan Cacar Monyet Darurat Kesehatan Global

Minggu, 24 Juli 2022 | 22:16 WIB

China Pecat Pejabat Karena Kecanduan Video Game

Kamis, 14 Juli 2022 | 21:09 WIB
X