Ribuan Wanita Keluhkan Haid karena Vaksin, Ilmuwan Selidiki Dampaknya

- Selasa, 21 September 2021 | 20:00 WIB
Ilustrasi perempuan haid. (Pixabay)
Ilustrasi perempuan haid. (Pixabay)

HALUANRIAU.CO, DUNIA - Ribuan wanita di Inggris mengeluhkan adanya gangguan menstruasi yang dianggap berkaitan dengan vaksin Covid-19. Setidaknya, lebih dari 3.000 wanita mengaku siklus menstruasinya sedikit berubah setelah mendapat vaksin Covid-19.

Dilansir dari skema UK’s Yellow Card, dijabarkan di mana orang-orang secara sukarela dapat melaporkan efek samping obat termasuk vaksin, menunjukkan bahwa banyak perempuan mengalami gangguan menstruasi setelah divaksin Covid-19.

Victoria Male, ahli imunologi reproduksi dari Imperial College London, dalam British Medical Journal, menuliskan bahwa untuk sementara perubahan haid pada wanita bisa dikatakan aman dan hanya bersifat sementara.

Baca Juga: Dampak Pandemi, 124 Ribu Mahasiswa di Daerah 3T Tak Maksimal Belajar Daring

Meski penyelidikan lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengetahui kenapa hal ini bisa terjadi.

Di AS, National Institute of Health menginvestasikan dana sebesar 1,67 juta dolar atau setara Rp 23,8 miliar untuk memahami bagaimana vaksin COVID-19 memengaruhi siklus haid perempuan.

Sementara menurut Dr. Male, menstruasi yang tertunda atau bahkan lebih berat kemungkinan terjadi karena respons imun.

Dia juga menegaskan hal itu tidak akan membahayakan tubuh seseorang.

Baca Juga: Hari ini, Update Patch dan UI Besar-Besaran Mobile Legend, Berikut Penjelasannya

“Penelitian lebih rinci tentang kemungkinan dampak merugikan ini sangat penting untuk menyukseskan program vaksinasi. Satu pelajaran penting adalah bahwa efek intervensi medis pada menstruasi tidak boleh menjadi pertimbangan dalam penelitian di masa depan,” tulis Dr. Male sebagaimana dikutip Science Alert.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Malawi Pecat Seluruh Kabinet karena Korupsi

Selasa, 25 Januari 2022 | 20:00 WIB

Sudah 2.000 Jurnalis Meninggal Akibat Covid-19

Sabtu, 8 Januari 2022 | 14:37 WIB
X