5 Gaya Hubungan Seks Suami Istri yang Dilarang dalam Islam

- Selasa, 14 September 2021 | 20:41 WIB

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kewajiban untuk saling "memuaskan" hasrat seksual masing-masing kerap dialami sepasang suami istri. Maka dari itu, seks dapat menjadi perkara yang berpengaruh besar terhadap kondisi hubungan suami istri. Bahkan, ketidakpuasan maupun komunikasi yang buruk soal hubungan seks dapat menjadi bom waktu dalam pernikahan.

Jika kamu orang yang mempercayai Islam, dalam Islam dijelaskan berhubungan seks antara suami dan istri termasuk ke dalam ibadah. Meski begitu, terdapat adab-adab yang mesti diperhatikan saat berhubungan seks. Jangan sampai, hal tersebut memberikan penderitaan bagi salah satu pihak.

Salah satunya termasuk posisi yang layak dilakukan suami istri saat berhubungan seks dan posisi yang seharusnya dihindari. Segalanya dijelaskan dalam Islam.

Kita semua tahu, bahwa melakukan seks antara suami dan istri tentu untuk memenuhi kebutuhan biologis, tak hanya itu tetapi juga menjadi pahala ahkan membuahkan manfaat bagi kesehatan.

Mengenai hubungan seks antara suami dan istri, simak posisi yang dilarang saat berhubungan seks dalam Islam.

Baca Juga: Tingkatkan Mutu Pelayanan, RSUD Bangkinang Luncurkan Inovasi 'Stimulus' dan 'Asmara'

1. Berhubungan seks ketika istri sedang haid

Setiap wanita pasti akan mengalami masa di mana ia tidak diperbolehkan untuk salat, yaitu ketika haid atau menstruasi.
Dalam hubungan suami dan istri, ternyata melakukan hubungan seks ketika istri sedang haid atau menstruasi tidak diperbolehkan. Sebab, jika dipaksakan maka dapat meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Baqarah ayat 222 yang artinya:

"Mereka bertanya kepadamu tentang haid. Katakanlah: "Haid itu adalah suatu kotoran". Oleh sebab itu hendaklah kamu menjauhkan diri dari wanita di waktu haid; dan janganlah kamu mendekati mereka, sebelum mereka suci...."

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X