Jasa Raharja Lindungi Penumpang Speed Boad Rute Selatpanjang-Teluk Belitung

- Jumat, 23 April 2021 | 09:52 WIB
IMG-20210423-WA0003
IMG-20210423-WA0003

HALUANRIAU.CO, DUMAI - Kepala Kantor Perwakilan Jasa Raharja Dumai, Rudi Elfis melakukan kunjungan kerja ke wilayah Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti dan sekitarnya, kamis (22/4).

Kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka memastikan keterjaminan masyarakat pengguna transportasi laut serta menjalin silaturahim kepada mitra kerja yang ada di Selatpanjang dan sekitarnya.

“Kunjungan kerja ini dilakukan secara khusus dalam mewujudkan upaya dalam memastikan keterjaminan masyarakat penumpang transportasi laut yang ada di wilayah Selatpanjang dan sekitarnya. Selain itu juga untuk menjalin koordinasi sekaligus silaturahim dengan mitra-mitra terkait “, Ujar Rudi Elfis, kepada haluanriau.co, Jumat (23/4) pagi.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Jasa Raharja juga melakukan penandatanganan kesepakatan untuk tiga kapal dengan rute Selatpanjang – Belitung. Ketiga kapal itu diantaranya adalah MTBB Mega Fajar 2 Express, SB Sakura Express, dan SB Rachmad Wisata.

Kesepamatan tersebut ditandatangani oleh Rudi Elfis sebagai Kepala Perwakilan Jasa Raharja Dumai dan Desi Yulman sebagai agen penjualan tiket ketiga kapal. Yang mana proses penandatanganan kesepakatan antara kedua belah pihak berlangsung di Kedai Kopi Milo, Jln. Ahmad Yani, Selatpanjang, Kabupten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau.

Pada kesempatan itu, Rudi sapaan akrab Kepala Perwakilan Jasaraharja Dumai mengatakan, bahwa dengan adanya kesepekatan ini, penumpang kapal tidak perlu khawatir karena perjalanan mereka dari Selatpanjang menuju Teluk Belitung telah mendapatkan asuransi Jasa Raharja.

Ditambahkan Rudi, hal ini sebagai wujud serta kepedulian dan Pelayanan Prima Jasa Raharja sebagai BUMN untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sampai ke pelosok negeri. Untuk selanjutnya, akan dibuatkan kesepakatan terkait perlindungan penumpang dari Belitung ke Selatpanjang yang akan di targetkan pelaksanaannya paling lambat pada akhir bulan April ini.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak KSOP Selatpanjang untuk membantu dalam mensosialisasikan kewajiban asuransi sesuai dengan Undang-Undang No 33 Tahun 1964. Dengan adanya koordinasi lintas instansi ini diharapkan mampu mencapai tujuan bersama dan menciptakan sinergi yang positif, tutup Rudi mengakhiri.

 

 

Reporter: Dolly Sandro

Editor: Eka Buana Putra

Terkini

X