Turunkan Tim dengan Kandang Perangkap Harimau, BBKSDA Belum Pastikan Penyebab Wafatnya Remaja di Siak

- Senin, 30 Agustus 2021 | 16:31 WIB
Tim BKKSDA saat membawa perangkap harimau. (haluanriau.co/Akmal)
Tim BKKSDA saat membawa perangkap harimau. (haluanriau.co/Akmal)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Temuan jasad remaja 16 tahun tanpa kepala dan kelamin membuat heboh warga di Kabupaten Siak. Sementara waktu korban berinisial MA itu diduga diterkam harimau sumatera.

Peristiwa tragis tersebut diperkirakan terjadi pada Minggu (29/8/2021) malam di Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit tepatnya di camp PT Unisraya. Jasad korban pun ditemukan tidak jauh dari lokasi camp.

Kepala Bidang (Kabid) Teknis Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, M Mahfud menyebut pihaknya telah menurunkan tim untuk melakukan invetigasi di lokasi kejadian.

"Kami dari Balai BKSDA begitu mendapat informasi langsung menugaskan tim untuk bertindak menuju lokasi kejadian, sekaligus membawa kandang perangkap," kata Mahfud, Senin (30/8/2021)

Untuk sementara ini, Mahfud belum bisa memastikan penyebab kematian remaja laki-laki itu. Baik itu karena korban konflik dengan harimau atau dugaan lainnya.

"Yang diduga bahwa karena konflik dengan HS (Harimau Sumatera)," ungkapnya.

"Dan tanda-tanda keberadaan HS (Harimau Sumatera) belum kami dapatkan. Dari laporan masyarakat mungkin (situasi) malam hari sehingga tidak ditemukan jejak pada harimau sumatera, atau tidak ditemukan misalnya bulu (harimau) yang menempel ditubuh korban ataupun pakaian korban," sambungnya.

Baca Juga: Diduga Diterkam Harimau di Teluk Lanus, Jasad Remaja Ditemukan Tanpa Kepala dan Kemaluan

Lebih jauh, Mahfud mengelaborasi dengan membandingkan peristiwa konflik warga dengan harimau yang terjadi beberapa waktu lalu di Pelangiran, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).

"Seperti yang terjadi di daerah Pelangiran, ada ditemukan bulu dan juga jejak di sekitar korban itu," papar Mahfud sembari mengingat kejadian itu.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Terkini

Dewan: Jangan Semena-mena Naikkan Tarif Sewa di STC

Selasa, 25 Januari 2022 | 17:20 WIB
X