Kuatkan Mental Kepribadian Petugas, Kalapas: Jaga Marwah Pemasyarakatan

- Sabtu, 28 Agustus 2021 | 14:06 WIB
Kalapas, Sutarno saat memberikan arahan. (haluanriau.co/Amri)
Kalapas, Sutarno saat memberikan arahan. (haluanriau.co/Amri)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR – Kepala Lembaga Pemasyarakan (Lapas) Kelas IIA Bangkinang, Sutarno mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan integritas dalam melaksanakan tugas bagi petugas lapas. Hal itu disamapaikan Kalapas saat memberikan penguatan mental kepribadian pada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) angkatan 2017 di Aula Lapas Bangkinang, Jumat (27/8/2021).

Kegiatan itu menindaklanjuti perintah dari Kepala Divisi Kemenkumham Riau untuk menjaga profesionalitas dalam bekerja dan menjaga nilai-nilai integritas ASN dalam bertugas. Selama kurang lebih tiga tahun, ASN angkatan 2017 mengabdi dan menjalankan tugas di Kemenkumham RI, di mana perubahan demi perubahan untuk tercapainya kinerja pasti mulai terwujud.

Sutarno mengatakan pentingnya melaksankan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku di institusi. Lanjutnya, petugas lapas jangan sampai terlibat dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika begitupun menyelundupkan HP maupun barang-barang terlarang lainnya.

“Saya berharap kepada saudara-saudara dalam melaksanakan tugas harus didasari oleh standar operasinal prosedur (SOP) yang berlaku dengan tetap mengedepankan kedisiplinan, integritas dan konsistensi,” katanya pada haluanriau.co, Sabtu (28/7/2021).

Lalu Sutarno juga mengingatkan anggotanya, jangan sampai ada yang terlibat dalam penyelundupan barang terlarang ke dalam lapas.

"Jangan sampai saudara-saudara yang merupakan kader masa depan dan kebanggaan institusi ini malah mencoreng marwah dari Pemasyarakatan dan Kemenkumham. Apalagi sampai terjerumus dalam penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, begitupun terlibat penyelundupan HP maupun barang-barang terlarang lainnya ke dalam Lapas,” ujar Sutarno.

Ia berharap kepada ASN angkatan 2017 agar menjadi agen perubahan (Agent of Change) yang memberikan warna baru untuk instansi sesuai dengan yang diharapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Saudara telah melewati seleksi yang sangat ketat dari ribuan bahkan jutaan orang yang sudah mendaftar yang menginginkan posisi saudara. Jangan sia-siakan itu, berikan yang terbaik untuk kementerian dan negara,” ucap Sutarno.

"Meski bekerja sebagai petugas pemasyarakatan tidak menjadikan kaya, namun sudah cukup untuk menghidupi kita dan keluarga. Jadi mari kita wujudkan rasa syukur tersebut dengan memberikan kinerja terbaik untuk intansi dan negara ini," pungkasnya.

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Terkini

X