Akui Tidak Ada Berikan Bantuan CSR Sejak Beberapa Tahun Terakhir, Alasan Humas PT SIR Jadi Tanda Tanya

- Selasa, 7 Februari 2023 | 14:29 WIB
Kantor PT SIR Kebun Sei Lukut (Dolly/HRC)
Kantor PT SIR Kebun Sei Lukut (Dolly/HRC)

Akui Tidak Ada Berikan Bantuan CSR Sejak Beberapa Tahun Terakhir, Alasan Humas PT Sir Bikin Ngakak

HALUANRIAU.CO, SIAK - Warga Desa Maredan Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, keluhkan terkait tidak adanya kontribusi PT Surya Intisari Raya (Sir) dalam hal bantuan dana Corporate Social Responsibility (CSR).

Keluhan warga tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang Kadus Suka Maju, Kampung Maredan Barat, Maryoto dihadapan Kepala Kampung, H. Al Jufri dan awak media halunriau.co, Selasa (7/2/2023).

“Terkait bantuan dana CSR dari PT Sir untuk warga tempatan, tidak ada sama sekali sejak empat tahun terakhir,” kata Yoto, sapaan Kepala Dusun Suka Maju itu.

"Seharusnya, perusahaan harus memberikan kontribusi yang besar dalam mendukung kemajuan pembangunan di daerah, terutama dalam upaya mensejahterakan masyarakat tempatan," tegasnya.

"Selain itu, masyarakat berhak mendapatkan kesejahteraan dari setiap aktifitas perusahaan yang beroperasi di sekitar mereka."

“Jangankan bantuan dana CSR, warga tempatan saja tidak ada yang direkrut perusahaan untuk bekerja di kantoran, padahal anak-anak kita di kampung ini sudah banyak yang menjadi sarjana, namun tidak ada perhatian perusahaan, warga kita hanya menjadi buruh kasar saja,” bebernya.

Selain itu, kata dia lagi, warga kita yang bekerja sebagai buruh kasar, seperti bagian memupuk di lapangan, dibayar dengan gaji yang tidak wajar.

“Mereka pekerja bagian mupuk sawit hanya dibayar Rp24.000 per hektar, sangat jauh sekali dari standar UMR, kalau hal ini berani saya pertanggung jawabkan, hal ini perlu di ingatkan kepada manajemen perusahaan,” tegasnya.

"Karena tidak ada pilihan pekerjaan lain, mau tidak mau, suka tidak suka mereka tetap melakoni pekerjaan tersebut demi kelangsungan hidup dan menyekolah anak-anak mereka, meski dibayar dengan upah yang tidak wajar," ujar yoto yang diaminkan rekannya.

Menyikapi hal tersebut, Humas PT Sir, Thomas saat di hubungi halunriau.co tak menapik tekait hal tersebut sembari memberikan alasan.

“Terkait bantuan dana CSR untuk warga Kampung Maredan Barat, memang tidak ada sejak 2 tahun terakhir,” kata Thomas.

Menurut Thomas, tidak adanya dana CSR yang di berikan PT Sir untuk warga tempatan sejak dua tahun terakhir karena dalam masa Pandemi Covid-19.

“Karena faktor Covid-19 maka perusahaan kita tidak ada menyalurkan bantuan dana CSR, sudah kebijakan manajemen seperti itu," kata dia mengakhiri pembicaraan dengan haluanriau.co via pemanggilan suara Whatsapp.

Kendati demikian seharusnya pihak perusahaan dalam hal ini PT Sir yang bergerak di bidang perkebunan dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) harus berperan aktif membantu pemerintah meringankan beban masyarakat yang terdampak covid-19, dengan menyalurkan berbagai bantuan melalui dana CSR untuk memulihkan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga: Polres Pelalawan Laksanakan Operasi Keselamatan Lancang Kuning Tahun 2023

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Siak Studi Tiru Sanitary Landfill ke Jepara

Selasa, 14 Maret 2023 | 13:09 WIB
X