Kabupaten Siak Menjadi Tuan Rumah Rakernas Pordasi

- Sabtu, 28 Januari 2023 | 10:35 WIB
Pordasi melakukan jumpa pers di Zamrud Room Perumahan Bupati Siak (Sugianto/HRC)
Pordasi melakukan jumpa pers di Zamrud Room Perumahan Bupati Siak (Sugianto/HRC)

HALUANRIAU.CO, SIAK - Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2023 secara hybrid yang dilaksanakan di Kabupaten Siak, Provinsi Riau.

Rakernas ini berlangsung selama dua hari,  yakni mulai hari Sabtu (28/1/2023) sampai hari Minggu (29/1/2023). Rakernas ini  diikuti oleh 13 pengurus provinsi secara langsung (Offline) dan 10 pengurus provinsi secara virtual (Online) beserta pengurus kebupaten se-Indonesia.

Ketua Umum Pordasi, Triwatty Marciano didampingi Sekretaris Prodasi, Adinda Yuanita beserta jajaran pengurus pusat dalam sambutannya mengatakan bahwa, sejumlah agenda penting akan dibahas dalam Rakernas, salah satunya mempersiapkan atlet dan kuda untuk ikut Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 di Sumatera Utara (Sumut) dan Aceh mendatang.

"Dalam Rakernas nanti setiap komisi di Pordasi akan membahas program kerja untuk 2023 ini termasuk persiapan kita di PON 2024 yang akan datang,"katanya di ruangan Zamrud Room, Komplek Perumahan Dinas Bupati Siak, Jumat (27/1/2023).

Lanjut Ketua Pordasi mengatakan, Pordasi juga akan membahas revisi aturan-aturan dalam pertandingan pacu kuda menjadi lebih profesional, sehingga Olahraga berkuda ini mampu berprestasi dan bersaing di kancah internasional.

"Kita juga akan merevisi yang cukup signifikan terhadap aturan pertandingan di Horseback Archery (Pemanah dengan berkuda) biar ke depan itu lebih aman," katanya.

Menurut Triwatti, dalam rekernas ini ada  Lima komisi yang dikembangkan oleh Pordasi yang akan mereka bahas,  yang pertama equestrian, pacu, polo, horseback archery dan peternakan.

"Saya berharap, dengan aktifnya Pordasi Riau di bawah kepemimpinan Pak Alfedri, Riau bisa menjadi salah satu kontingen pada PON 2024 di Aceh-Sumatra Utara," harapnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Presiden Joko Widodo sudah mencanangkan sport industri dan sport tourism di setiap provinsi di Indonesia. Sedangkan Pengprov Pordasi di Indonesia yang aktif sudah 23 Pengprov.

"Ada 23 Pengprov yang sudah terbentuk, dari 23 provinsi itu berlainan karakternya, salah satunya  Riau mungkin lebih kuat ke horseback archery dan pacu. Karena di Riau banyak pesantren dan sudah membangun venuenya," jelasnya.

Triwatty mengatakan, ia sudah berbincang dengan Bupati Siak Alfedri terkait pengembangan sekolah berkuda di Riau. Ia melihat Riau mempunyai potensi untuk pengembangan sekolah berkuda.

"Didalam Rakernas ini, mengenai komisi peternakan dan registrasi kuda, lebih membicarakan registrasi kuda. Pasalnya, masing-masing kuda harus ada catatan administrasinya berupa akte kelahiran kuda. Setiap kuda yang didaftarkan di Pordasi harus punya akte. Selain itu kita juga mensosialisasikan anti doping," ungkapnya.

Triwatty juga menyebutkan, pada komisi pacu, Rakernas akan fokus untuk mempersiapkan PON 2024 di Aceh - Sumut. Kemudian dipersiapkan untuk kualifikasi. Beserta persiapan pacu kuda tradisional memperebutkan piala presiden.

"Dalam Rakernas ini juga membicarakan untuk melaksanakan festival kuda tradisional, kita juga harus memikirkan bagaimana kita mempunyai sarana prasarana di mana -mana. Tidak mungkin kita mengembangkan olahraga berkuda tanpa ada sarana prasarana," pungkasnya.

(Sugianto)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkab Siak Studi Tiru Sanitary Landfill ke Jepara

Selasa, 14 Maret 2023 | 13:09 WIB
X