Pemprov Riau Perlu Support PT BMI Tuntaskan Pengangguran

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 21:18 WIB
Konsultan hukum PT BMI Abu Bakar Sidik (jas merah). (Akmal)
Konsultan hukum PT BMI Abu Bakar Sidik (jas merah). (Akmal)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-PT Bintang Mandiri Internasional (BMI) perlu mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, terlebih dalam hal solusi keuangan yang menjadi kendala saat ini.

PT BMI merupakan satu-satunya perusahaan di Sumatra berkantor pusat di Pekanbaru, yang bergerak di bidang Penempatan Migran Indonesia (PMI), beberapa waktu lalu telah berdiskusi dengan pihak DPRD Riau, dan dijanjikan akan dijembatani ke investor maupun BUMD Riau.

Perusahaan itu terlebih lagi membutuhkan dukunhan masyarakat untuk bisa berkiprah membantu Riau untuk memberi solusi dari persoalan pengangguran di Riau.

Perusahaan tersebut terkendala satu poin dari syarat 14 poin yang diminta Kementrian Tenaga Kerja, yakni deposito senilai Rp 1,5 miliar yang diatur dalam UU nomor 10 tahun 2019, tentang tata cara perusahaan penetapan tenaga kerja ke luar negeri. 

PT BMI sendiri memiliki aset senilai Rp 4 miliar aprasial pihak bank tahun 2018. Tapi karena perusahaan baru, tidak bisa diajukan pinjaman ke bank, maupun ke Pegadaian, walau memiliki aset yang cukup besar tersebut. 

"Sebelumnya klien kami sudah lakukan hearing dengan DPRD Riau, dijanjikan untuk bisa dijembatani dengan BUMD, namun sejauh ini belum ada tindaklanjut. Kami juga minta solusi kepada Pemerintah Provinsi Riau, atau kerjasama dengan investor yang menurut Gubernur bisa membantu, atau juga dengan kerjasama BUMD untuk mendapatkan keuntungan bersama," kata konsultan hukum PT BMI, Abu Bakar Sidiq, Kamis (5/8)

Apa yang dilakukan PT BMI dikatakan Abubakar juga merupakan upaya membantu pemerintah daerah untuk mengurangi kemiskinan dan angka pengangguran. 

"Tujuannya sangat positif, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dengan target 1 orang 1 keluarga. Semoga ini bisa nantinya kami komunikasikan dengan pihak Gubernur Riau," ulasnya. 

Sementara itu, Direktur PT BMI, Yogi Aprilya mengatakan, pihaknya sampai saat ini terus menjalin kerjasama dengan berbagai negara agar bisa untuk menyalurkan tenaga kerja, dan akan menghadap ke Gubernur Riau dalam waktu dekat.

Halaman:

Editor: Akmal

Terkini

1.305 Pelanggaran Dalam Sepekan Ops Zebra Lancang Kuning

Selasa, 23 November 2021 | 17:27 WIB

Peringati Satu Dasawarsa, OJK Mengabdi Untuk Negeri

Senin, 22 November 2021 | 23:37 WIB
X