Polsek Singingi Tangkap Pelaku yang Diduga Membuang Bayi ke Sumur

- Selasa, 3 Agustus 2021 | 14:21 WIB
Pelaku yang diduga membuang bayi ke sumur. (haluanriau.co/Yendri Saputra)
Pelaku yang diduga membuang bayi ke sumur. (haluanriau.co/Yendri Saputra)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Pelaku yang diduga membuang bayi berjenis kelamin laki-laki di kawasan F3 jalur 7, RT 014/RW 004, Dusun Sukamaju, Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Singingi, ditangkap aparat kepolisian pada Selasa (3/8/2021).

Pelaku yang diduga membuang bayi tersebut diamankan jajaran Polsek Singingi, setelah melakukan interogasi terhadap para saksi-saksi.

Sebelumnya, warga menemukan bayi di sumur saat hendak mencuci tangan dan curiga akan bau busuk nan menyengat itu.

Berawal dari saling mengenal di awal Oktober 2020 lalu, kedua sejoli NY (20) dan DR (26) sering melakukan hubungan terlarang, bukan suami istri, pada Februari 2021 semenjak mereka berpacaran.

Alhasil, dari perbuatan tersebut, NY yang tengah berbadan dua, bingung akan keadaannya dan memutuskan memberitahu keadaannya kepada DR. Diketahui, DR menyarankan NY menggugurkan kandungannya dengan cara meminum obat pada April 2021, dan sayangnya upaya itu tidak berhasil.

Akibat hubungan kedua sejoli itu, keduanya menikah pada Kamis (21/7/2021) yang lalu di Desa Sungai Kuning, Kecamatan Singingi dan tinggal di rumah orang tua NY.

"Dari keterangan pelaku selesai acara NY mengonsumsi minuman kemasan berkaleng. Pada Minggu (1/8/2021) sekitar pukul 00.30 WIB, NY merasakan mules dan akhirnya pergi ke belakang kamar mandi. Setibanya di kamar mandi, bayi yang dikandung NY langsung keluar. Takut akan hal itu, NY langsung membuang bayi laki-laki tersebut ke sumur dengan tali pusar utuh," terang Kapolsek Singingi Iptu Koko Ferdinand Sinuraya.

Koko menyatakan saat ini kedua pelaku, yakni DR dan NY berikut barang bukti yang ada sudah diamankan untuk proses penyidikan selanjutnya sesuai dengan Undang-Undang.

"Mereka juga diduga melanggar Pasal 194 jo pasal 75 UU Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan atau pasal 77 A jo pasal 45a UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak jo pasal 55 ayat 1 sub 1e KUHP," tuturnya.

Koko menyampaikan sampai saat ini pihaknya sedang proses penyelidikan dan penyidikan.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Yendri Saputra

Tags

Terkini

Hilang Kendali, Minibus Tabrak Kedai Harian di Desa Jake

Senin, 13 September 2021 | 10:23 WIB
X