Kejari Rohil Laksanakan Sosialisasi PAKEM di Kecamatan Bangko

- Senin, 14 November 2022 | 18:11 WIB
Kegiatan sosialisasi PAKEM di Kecamatan Bangko, Rokan Hilir (Dodi/HRC)
Kegiatan sosialisasi PAKEM di Kecamatan Bangko, Rokan Hilir (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, ROKAN HILIR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) melaksanakan sosialisasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Tahun 2022 di Kecamatan Bangko. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Rohil.

Kegiatan yang dilaksanakan di salah satu hotel yang ada di kecamatan tersebut, diikuti oleh Lurah dan Datuk Penghulu se-Kecamatan Bangko, Ketua FKUB Bangko, KUA Bangko, Ketua MUI, Korwil Pendidikan, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dikatakan Kepala Kejari (Kajari) Rohil, Yuliarni Appy melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Yogi Hendra, kegiatan ini dilakukan untuk mendeteksi kewaspadaan dini adanya pembentukan aliran keagamaan dan aliran kepercayaan di Kecamatan Bangko.

Selain itu, kata Yogi, sosialisasi ini dilakukan juga untuk mendapat informasi dari tokoh agama dan tokoh masyarakat bagaimana kondisi aliran keagamaan dan aliran kepercayaan yang ada di Kecamatan Bangko.

"Upaya ini dilakukan untuk mempermudah ruang kerja Tim PAKEM ke depannya, agar Kecamatan Bangko dalam keadaan kondusif dan aman," ujar Yogi, Jaksa yang turut bertindak sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.

Yogi kemudian memaparkan tugas dari Tim PAKEM. Yaitu, menerima dan menganalisa berbagai informasi atau laporan tentang aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan di wilayah Rohil.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Selain itu, Tim PAKEM juga bertugas meneliti dan menilai dengan cermat perkembangan aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan dengan tujuan agar mencegah aliran kepercayaan masyarakat yang mengarah pada pembentukan agama baru, mencegah penyalahgunaan dan penodaan agama dan membina pelaksanaan aliran kepercayaan masyarakat dan aliran keagamaan yang telah ada sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

"Terkait dengan ajaran atau aliran yang menyimpang dan meresahkan masyarakat, apa pun bentuknya harus dicegah dan disikapi sejauh bertentangan dengan Undang-undang dan Pancasila," tegas Kasi Intel.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X