Buruh FSPMI Pelalawan Gelar Aksi Demo Kenaikan Upah Minimum

- Jumat, 4 November 2022 | 14:23 WIB
Buruh FSPMI demo Kenaikan upah minimum di halaman kantor Bupati Pelalawan (Raf/HRC)
Buruh FSPMI demo Kenaikan upah minimum di halaman kantor Bupati Pelalawan (Raf/HRC)

HALUANRIAU.CO, PELALAWAN - Buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Pelalawan menggelar aksi demo pada, Jumat (4 /11/ 2022). Aksi ini terkait tuntutan buruh yang meminta upah minimum naik 13% di halaman Kantor Bupati Pelalawan.

Masa buruh dari Federasi Serikat pekerja metal Indonesia memulai aksi longmarch dari belakang Ramayana Pangkalan Kerinci menuju Kantor Bupati Pelalawan sekitar jam 09.30 WIB. Buruh yang bergerak melakukan aksi Demo untuk menyampaikan beberapa tuntutan di halaman kantor Bupati Pelalawan lebih kurang 100 orang. Sesampai di halaman Kantor Bupati Pelalawan, masa buruh disambut oleh Sekda Pelalawan, H.T.Mukhlis.

KC FSPMI Pelalawan, Yudi Efrizon mengatakan buruh yang demo pada pagi hari akan menyampaikan beberapa poin tuntutan kepada pemerintah Pelalawan.

"Aksi demo yang di gelar hari ini berkaitan dengan kenaikan upah minimum, seharusnya pada tahun ini naik sebesar 13% dari tahun sebelumnya.mengingat kebutuhan hidup juga meningkat naik," ujar Yudi.

Adapun beberapa tuntutan yang disampaikan kepada pemerintah Pelalawan agar bisa di sampaikan kepada pemerintah pusat seperti, tolak PP 36 tahun 2021 sebagai Pedoman penetapan upah minimum tahun 2023.Selanjutnya pemerintah menaikan upah harus mangacu pada inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Naikan upah minimum Kabupaten Pelalawan sebesar 13%.Terakhir meminta kepada Bupati Pelalawan agar menerbitkan surat edaran untuk seluruh subkontraktor PT. RAPP supaya menjalankan peraturan undang-undang ketenagakerjaan yang berlaku.

Sebagaimana diketahui hingga saat ini masih banyak subkontraktor PT RAPP yang masih belum memenuhi hak-hak normatif pekerja, sesuai ketentuan perundang-undangan ketenagakerjaan yang berlaku.

Yudi menambahkan dari empat tuntutan buruh yang disampaikan tadi yakni apabila tuntutan tersebut tidak di indahkan, maka kami kaum buruh akan melakukan aksi kembali dengan jumlah yang lebih besar lagi, dengan melibatkan seluruh serikat pekerja yang ada di Kabupaten Pelalawan.Tuntutan yang telah disampaikan akan terus dikawal sampai kepada Gubernur, terkait kenaikan upah minimum tahun 2023.

Sementara itu, perwakilan Pemerintah Pelalawan yang di hadiri oleh Sekda Pelalawan mengatakan, Pemerintah akan menggelar rapat khusus terkait kenaikan upah minimum ini.

"(Kami akan, red) membahas dan berusaha semaksimal mungkin, terkait beberapa tuntutan yang di ajukan kawan kawan buruh hari ini," tutup Yudi.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Terkini

Musim Mas Bangun Jembatan di Desa Talau

Senin, 28 November 2022 | 16:33 WIB

H. Abdullah tanggapi Seleksi Penerimaan Calon PPPK

Jumat, 25 November 2022 | 15:13 WIB
X