Dimaafkan Korbannya, Tersangka Curanmor di Rohil Bebas Melalui Mekanisme Restorative Justice

- Kamis, 3 November 2022 | 13:08 WIB
Kajari Rohil Yuliarni Appy membacakan SKP2 terhadap Harbaini
Kajari Rohil Yuliarni Appy membacakan SKP2 terhadap Harbaini

HALUANRIAU.CO, ROHIL - Harbani beruntung. Perbuatannya mencuri sepeda motor telah dimaafkan oleh korbannya sehingga dia dibebaskan dari sel tahanan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Hal itu dipastikan setelah Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAM Pidum) melalui Direktur Oharda Agnes Triani menyetujui pengajuan permohonan penyelesaian perkara berdasarkan keadilan restoratif. Dimana permohonan itu diajukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hilir (Rohil) melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau.

"Pada hari ini, sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai, bertempat di ruang Vicon Kejari Rohil telah dilaksanakan ekspos penyelesaian perkara berdasarkan keadilan restoratif atas nama tersangka Harbani," ujar Kepala Kejari (Kajari) Rohil Yuliarni Appy melalui Kepala Seksi (Kasi) Intelijen, Yogi Hendra, Kamis (3/11).

Dikatakan Yogi, Harbani sebelumnya disangkakan melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 362 KUHP. Yaitu, dia melakukan pencurian 1 unit sepeda motor milik korban bernama Ngadirin.

Baca Juga: Peralihan Ditangan DLHK Pekanbaru, Pemko Bersikukuh BLUD Pengelolaan Sampah

 

 

Lanjut Yogi, pengajuan permohonan RJ tersebut didasari karena terpenuhinya syarat-syarat sebagaimana dalam Peraturan Kejaksaan RI Nomor 15 tahun 2020 dan Surat Edaran JAM-pidum Nomor : 01/E/EJP/02/2022 tanggal 10 Februari 2022 tentang Pelaksanaan penuntutan berdasarkan keadilan restoratif. Adapun syaratnya, sebut Yogi, telah dilaksanakan proses perdamaian dimana tersangka telah meminta maaf dan korban sudah memberikan permohonan maaf.

"Tersangka belum pernah dihukum dan baru pertama kali melakukan perbuatan pidana. Lalu, ancaman pidana denda atau penjara tidak lebih dari 5 tahun," jelas Yogi.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Terkini

X