27 Calon Anggota Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Kepulauan Meranti Hari ini Dilantik

- Jumat, 28 Oktober 2022 | 18:15 WIB
Ketua Bawaslu Syamsurizal saat melantik anggota panwascam (Nurokhim/HRC)
Ketua Bawaslu Syamsurizal saat melantik anggota panwascam (Nurokhim/HRC)

HALUANRIAU.CO, MERANTI - Sebanyak 27 Calon anggota Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Maranti yang lulus hasil seleksi sistem CAT dan wawancara uji kelayakan dan kepatutan beberapa waktu lalu, hari ini dilakukan pelatikan dan pengambilan sumpah jabatan bertempat di Hotel Grand Meranti, Jumat (28/10/2022).

Hadir dalam pelantikan, Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H.Asmar; Ketua KPU, Abdul Hamid; Perwakilan dari Polres Kepulauan Meranti, Danramil, Ketua MUI, Forkopimda, Perwakilan partai politik serta tamu undangan yang hadir.

Ketua Bawaslu Kepulauan Meranti mengungkapkan, bahwa anggota Panwascam juga merupakan bagian dari undang-undang karena tugas Panwascam nanti akan mengawasi seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu pemilihan umum di wilayah kecamatannya masing-masing.

"Jadi kami sangat mengharapkan nanti panwaslu kecamatan terpilih bisa berkoordinasi dengan stakeholder di tingkat kecamatan secara efektif, secara aktif berkomunikasi dengan baik, tujuannya adalah satu demi mensukseskan pemilihan umum serentak tahun 2024," ujarnya.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Syamsurizal juga mengharapkan kepada anggota yang dilantik agar bisa berkolaborasi di tingkat kecamatan untuk mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran pemilu, memberikan pendidikan-pendidikan politik yang baik kepada masyarakat demi mensukseskan Pemilihan Umum tahun 2024.

"Pesan saya kepada seluruh anggota panwaslu kecamatan terpilih tentu jaga integritas, jaga independensi saudara dan jaga netralitas saudara, karena saudara seyogyanya adalah wasit," ungkapnya.

Dijelaskannya, bahwa pihak KPU sebagai pelaksana atau penyelenggara, sedangkan panwascam sebagai pengawas, untuk itu diminta untuk saling bekerjasama agar terciptanya pemilu tahun 2024 sesuai yang diinginkan.

"Kalau saudara tidak memahami peraturan perundangan, tidak memahami peraturan tentang pemilu, tidak netral dan tidak menjaga integritas mungkin pemilu yang akan kita laksanakan pada tahun 2024 akan sulit dicapai secara berkeadilan sebagaimana diamanahkan undang-undang," jelasnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X