Berkas Lengkap, Polisi Serahkan 2 Pelaku Pembakar Aset Perusahaan di Inhu

- Sabtu, 15 Oktober 2022 | 12:28 WIB
 (Jason/HRC)
(Jason/HRC)

HALUANRIAU.CO, INDRAGIRI HULU - Berkas penyidikan dinyatakan lengkap atau (P-21), jajaran Kepolisian Resort Indragiri Hulu (Inhu) limpahkan dua orang tersangka pembakaran aset perusahaan ke Kejaksaan Negri (Kejari) Inhu.

Selain dua tersangka yang telah dilimpahkan beberapa barang bukti juga telah di antar ke insan adhiyaksa tersebut diantaranya; beberapa botol aqua yang berisikan minyak solar dan pertalite ukuran 600 ml.

"Alhamdulilah berkat kerja keras teman-teman penyidik kita berhasil mengungkap dan mengkawal kasus ini hingga pada tingkat P-21 atau berkas perkara sudah kita limpahkan kembali kepada rekan-rekan Kejari Inhu," ujar Kapolres Inhu, AKBP Bachtiar Alponso melalui Kasat Reskrim Polres Inhu AKP Firman Fadillah kepada wartawan, Sabtu (15/10/2022).

Firman menjelaskan, dari hasil pemeriksaan yang di lakukan di ikuti serangkain bukti yang diamankan serta keterangan para saksi adapun dua pelaku beriinisial DYA dan IR memang telah bermufakat untuk melakukan tindakan pidana seperti melakukan pengerusakan aset perusaahan namun berlindung di balik aksi damai atau demo.

"Dari hasil pemeriksaan dan serangkain penyidikan dari peristiwa yang berujung pengerusakan aset perusahaan tersebut kedua pelaku DYA dan IR telah mengakui perbuatan mereka di ikuti bukti formulaan yang cukup pula oleh penyidi seperti botol aqua yang digunakan sebagai wadah untuk minyak serta sebuah cuplikan vidio dan poto saat aksi tengah berlangsung," ungkapnya.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Sementara itu, Kasi Intelijen Kejari Inhu, Ariko membenarkan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan berkasa dugaan tindak pidana pembakaran asset salah satu perusahaan beberpa waktu lalu.

"Sudah kita terima beserta dengan kedua tersangka DYA dan IR dan beberapa barang bukti kejahatan yang di gunakan pelaku dari rekan-rekan Polres Inhu beberapa waktu lalu," ungkap Kasi Intel Inu.

Sebagai informasi, aksi demo yang berujung ricuh itu terjadi 14 Juni lalu, dimana hal itu di picu adanya salah satu warga disana yang di tuding oleh pihak perusahaan yakni PT Sumber Reksa Kencana (SRK) telah melakukan pencurian Tandan Buah Segar (TBS) milik perusahaan, apesnya pelaku tadi di duga dianiaya oleh petugas security disana, yang memicu pertikaian antara perusahaan dan warga tempatan.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menuju WBK, Rutan Rengat Teken Komitmen Bersama

Kamis, 26 Januari 2023 | 20:53 WIB

Dugaan Mafia Tanah Ikut Bermain Kasus Internal PT NHR

Kamis, 12 Januari 2023 | 15:57 WIB

UMK Inhu 2023 Diusulkan Naik 8,61 Persen

Rabu, 30 November 2022 | 11:47 WIB

PN Rengat Tunda Eksekusi Lapangan Sepak Bola Belilas

Selasa, 29 November 2022 | 13:28 WIB

PT Tasma Puja Siagakan Alat Berat di Jalinsel

Rabu, 23 November 2022 | 12:38 WIB
X