Progres Pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang Capai 70 Persen, Akhir 2021 Ditargetkan Beroperasi 31 Km

- Minggu, 1 Agustus 2021 | 12:22 WIB
Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang
Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang

HALUANRIAU.CO, KAMPAR-Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 31 kilometer ditargetkan tuntas konstruksinya pada Desember 2021. Saat ini progres pembangunannya diketahui telah mencapai 70 persen.

"Saat ini pembangunan Tol Pekanbaru-Bangkinang terus kita gencarkan. Kita targetkan tahun ini pembangunannya selesai," ujar Manager Teknik PT Hutama Karya (Persero) Divisi PBJT, Muhammad Razi, Minggu (1/8).

Menurut dia, hal ini sesuai dengan harapan Presiden RI, Joko Widodo saat kunjungan kerjanya pada pertengahan Mei 2021 lalu. Saat itu, Presiden menyampaikan agar Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang dapat dioperasikan di akhir tahun 2021.

"Presiden berharap dengan adanya Tol Pekanbaru-Bangkinang, nantinya mobilitas logistik dan barang akan semakin tinggi, sehingga daya saing produk akan semakin tinggi serta mampu menumbuhkan ekonomi sekitar," kata dia.

Muhammad Razi menuturkan, rencana operasi Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang sepanjang 31 kilometer dengan exit tol berada di STA 9 Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang, dan STA 40 di Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang Seberang, Kampar.

"Progres pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang hingga kini sudah mencapai 70 persen. Jalan tol yang sedang kontruksi itu sepanjang 29 kilometer, dari STA 11 ke STA 40," jelas Razi.

Selain itu lanjut dia, sebagian sudah dilakukan pembetonan (rigid pavement) dan pemasangan aksesoris jalan tol seperti pembatas guardrail, penanaman rumput, marka jalan, dan beton pembatas jalur/median concrete barrier.

"Untuk lokasi yang belum konstruksi kurang lebih sepanjang 2 kilometer sampai 3 kilometer, dan gerbang tol dimana sedang berproses pelaksanaan ganti kerugian lahan," imbuh Razi.

"Target waktu penyelesaian konstruksi terhadap sisa lokasi yang belum konstruksi membutuhkan waktu sekitar 3 bulan lebih. Serta diharapkan lahan dapat segera bebas di lokasi tersebut sehingga target operasional di akhir tahun dapat tercapai," tambah dia.

Razi menjelaskan, pihaknya tidak menjumpai kendala yang berarti selama proses konstruksi. Hanya pembatasan sosial karena Covid-19 yang membuat mobilitas dan koordinasi tidak dapat terlaksana secara optimal.

Halaman:

Editor: Dodi Ferdian

Sumber: Amri

Tags

Artikel Terkait

Terkini

KNPI Kampar Minta Agar PT Padasa Penuhi Hak Eks Karyawan

Senin, 20 September 2021 | 12:23 WIB

Hari Naurianto Resmi Jabat Kasi Pidum Kejari Kampar

Jumat, 10 September 2021 | 11:57 WIB
X