Maraknya Illegal Loging, Pemkab Kuansing akan Temui DLHK Riau

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 21:37 WIB
Wakil Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby
Wakil Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby

 

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI-Pekan mendatang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuantan Singingi (Kuansing) akan menjumpai seksi Penegakan Hukum(Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Riau terkait maraknya pembalakan liar ilegal logging (Ilog) di Kuantan Singingi.

Pembalakan liar ilegal logging dan disertai beroperasi nya mesin pengolahan kayu (Sawmill) di Desa Pangkalan Indarung Kecamatan Singingi merupakan hutan kawasan suaka margasatwa bukit rimbang baling yang saat ini keutuhan dan keasrian nya terusik akibat campur tangan pihak yang tidak bertanggung jawab.

"Adapun Poin yang akan dibahas nantinya tidak terlepas dari adanya dugaan ilegal loging dan sawmill di wilayah Desa Pangakalan Indarung Kecamatan Singingi," Ujar Wakil Bupati Kuantan Singingi Drs H Suhardiman Amby, Ak.MM Sabtu (31/7).

Rombongan Pemkab Kuansing nantinya akan dipimpin langsung oleh Wabup Kuansing Suhardiman Amby, yang mana di DLHK nanti Suhardiman Amby akan memberikan penjelasan terkait permasalahan kawasan hutan Suaka Margasatwa yang setiap hari diduga terjadi praktek ilegal loging dan kayunya diduga ditampung gudang sejumlah sawmill di wilayah sekitar.

"Aksi ilegal loging dan menjamurnya gudang sawmill menyebabkan kondisi hutan kawasan Suaka Margasatwa Bukit Rimbang Bukit Baling sangat memperihatinkan, para pelaku ilegal loging hanya mencari keuntungan saja tanpa memikirkan dampak yang ditimbulkan, bencana pasti saja akan selalu mengancam," kata Suhardiman AmbyAmby yang juga merupakan orang adat bergelar Datuk Panglimo Dalam.

Dikatakannya, persoalan ini menjadi beban moral bagi pemerintahan Andi Putra-Suhardiman Amby.

"Apalagi ilegal loging terus dibiarkan, maka masyarakat akan selalu dihantui akan bencana seperti banjir, tanah longsor dan serta mencemari ekosistem yang ada di dalam kawasan hutan suaka margasatwa Bukit Rimbang Baling tersebut," katanya.

Persoalan ilegal loging dan sawmill diduga telah berlangsung sejak lama dan diduga dilakoni oleh oknum dari luar Kabupaten Kuansing. Sementara kayu hasil hutan dijual ke daerah provinsi tetangga seperti Sumatra Utara, Sumatra Barat sementara hutan yang ada di Kabupaten Kuantan Singingi semakin hari semakin memprihatinkan.

Bukan hanya Bukit Rimbang Baling saja, hutan yang ada di Rimbo Sumpu Kecamatan Hulu Kuantan, Hutan yang ada di Desa Air Buluh Kecamatan Kuantan Mudik, dan Hutan yang ada di Kecamatan Pucuk Rantau sudah ahli fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit, yang lebih menyedihkan nya lagi ada nya keterlibatan para oknum kepala Desa dan legislatif yang turut serta mengelola yang di jual belikan kepada investor dari dalam dan luar Kuantan Singingi.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: Yendri Saputra

Tags

Terkini

Hilang Kendali, Minibus Tabrak Kedai Harian di Desa Jake

Senin, 13 September 2021 | 10:23 WIB
X