DLH Ragukan Beredarnya Video Limbah Medis Berserak di TPAS Bangkinang

- Jumat, 30 Juli 2021 | 14:03 WIB
Sampah yang diduga berserak di TPAS Bangkinang. (Screenshot video)
Sampah yang diduga berserak di TPAS Bangkinang. (Screenshot video)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Hal ini sangat disayangkan, karena di tengah pandemi Covid-19 itu suatu hal yang membahayakan mengingat situasi saat ini memang sudah bahaya pula.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Robinson Kaper Medinas Riau, dengan judul unggahan "Parah!! Penampakan Limbah Medis Limbah Bahaya Berserakan di TPAS Bangkinang", Jumat, (30/7/2021) sekitar pukul 11.50 WIB. Dalam video itu tampak limbah medis alat-alat kesehatan, seperti suntik dan botol vaksin yang diduga tergolong bahan berbahaya dan beracun (B3) berserakan di TPAS tersebut. Namun pemilik limbah medis itu belum diketahui.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Aliman Makmur, melalui Kabid Pengelolaan Sampah Yusrizal mengatakan pihaknya telah meninjau lokasi TPAS. Namun akunya, pihaknya tidak menemukan limbah medis yang berserakan seperti dalam video tersebut.

"Iya, kemarin kami mendapat informasi dari kawan-kawan terkait persoalan itu. Namun setelah kami cek ke sana (Lokasi TPAS-red), kami tidak menemukan limbah tersebut," ujar Yusrizal, pada halaunriau.co, Jumat (30/7/2021).

Yusrizal juga tak bisa memastikan video yang beredar benar-benar berada di TPAS Bangkinang atau bukan. "Kebenarannya kan belum bisa kita pastikan, apakah itu betul di TPAS Bangkinang atau tidak. Karena tidak ada titik koordinat atau hal yang menunjukan bahwa kejadian itu terjadi di TPAS Bangkinang," tuturnya.

Saat disinggung terkait pengawasan pihaknya terhadap limbah medis, ia menjawab pihaknya sudah melakukan pengawasan yang ketat terhadap instansi terkait. Bagi Yusrizal, setiap pengangkutan sampah anggotanya telah melakukan pengecekan sampah sebelum mengangkut ke tempat pembuangan.

"Setelah kita tanyakan ke anggota, mereka mengatakan tidak ada menemukan limbah medis, baik dari Puskesmas, RSUD dan instansi lain yang telah kita berikan izin untuk pengelolaan limbah medis tersebut. Anggota mengaku hanya mengangkut sampah rumah tangga saja. Selama mereka mengangkut sampat tidak ada menemukan limbah medis," tutupnya.

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Reporter: Amri

Tags

Terkini

KNPI Kampar Minta Agar PT Padasa Penuhi Hak Eks Karyawan

Senin, 20 September 2021 | 12:23 WIB

Hari Naurianto Resmi Jabat Kasi Pidum Kejari Kampar

Jumat, 10 September 2021 | 11:57 WIB
X