Turunkan Angka Stunting BKKBN Kukuhkan Danrem 031 WB Jadi Bapak Asuh

- Jumat, 30 September 2022 | 00:03 WIB

Baca Juga: Situs DPRD Riau di Hack!

Sementara itu, Sekretaris Utama BKKBN Tavip Agus Rayanto mengatakan, Indonesia memiliki warisan leluhur yang tidak ternilai harganya yaitu budaya gotong royong. Kompleksitas intervensi program percepatan penurunan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh Pemerintah saja. Negara memberikan ruang apresiasi atas kontribusi setiap unsur pemangku kepentingan termasuk masyarakat dalam upaya percepatan penurunan stunting.

Ia juga menambahkab, bahwa program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Bunda Asuh Anak Stunting hadir untuk menyediakan platform kontribusi pemangku kepentingan ambil bagian dalam percepatan penurunan stunting yang menyasar langsung kepada keluarga beresiko stunting dengan kelompok sasaran adalah pada catin, ibu hamil dan bayi berusia 0-23 bulan.

"Tersedia 7 paket manfaat yang dapat dipilih oleh pemangku kepentingan, antara lain KIE kelompok sasaran, pembuatan akta kelahiran, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi catin, ibu hamil dan baduta, pembayaran iuran kesehatan dan fasilitasi rujukan, pemberdayaan ekonomi keluarga, bantuan jamban sehat dan air bersih, bantuan lainnya. Para pemangku kepentingan dapat memilih metode penyaluran bantuan baik bagi secara langsung ataupun melalui pihak ketiga," katanya.

Pemangku kepentingan, kata Sestama lagi, juga dapat memantau dampak pemberian paket asuhan melalui mekanisme pencatatan dan pelaporan yang disepakati antara pemangku kepentingan dan pihak ketiga, "system surveilans" (pengawasan sistem) rutin yang ada, kunjungan langsung ke kelompok sasaran dan atau mekanisme lainnya.

Danrem 031/WB, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung mengatakan perlu upaya bersinergi untuk mewujudkan generasi sehat bebas stunting di Provinsi Riau.

Baca Juga: Mantan Kekasih Youtuber, Chandra Liow Speak Up Pernah di ajak Mati Bareng

"Karena persoalan stunting pada anak kini, menyangkut persoalan masa depan generasi muda yang akan memimpin negeri ini. Untuk itu,  perlunya untuk mewujudkan generasi yang sehat. Dan pihaknya akan membantu selama enam bulan untuk dua anak stunting diikuti Dandim dan jajaran di daerah bisa dua, lima hingga delapan anak atau lebih," katanya.

Selaku Dandrem 031 serta istri, ia sisp menggaungkan program pemerintah dalam rangka menurunkan angka stunting, sesuai amanat Kasad maka program BAAS  ini harus dijabarkan  ke semua wilayah, "pungkasnya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Terkini

Tahun Ini, Pemko Pekanbaru Bakal Bangun Dua SMP Negeri

Selasa, 24 Januari 2023 | 13:47 WIB
X