Suryani Korban Pembunuhan Bersama Ibunya Tepat Dihari Ulang Tahun Ke 24, Sang Pacar Berikan Keterangan

- Rabu, 28 September 2022 | 19:01 WIB
Yani (25) bersama dengan sang ibu, Ahad (sekitar 50 tanun) ditemukan tewas (Jon/HRC)
Yani (25) bersama dengan sang ibu, Ahad (sekitar 50 tanun) ditemukan tewas (Jon/HRC)

HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Suryani, gadis berusia 24 tahun yang menjadi korban pembunuhan bersama ibunya Hasna (60), Selasa malam (27/09/2022) di Dusun Penghijauan, Desa Pasarbaru, Kecamatan Pangean yang menggemparkan masyarakat Pangean rupanya bertepatan dengan hari ulang tahunnya sang gadis tersebut yang juga bekerja sebagai tenaga honorer Kantor Camat Pangean.

Kematian kedua wanita anak dan ibu tersebut diketahui berawal dari sang pacar Umar merasa janggal karena nomor seluler kekasihnya tidak aktif seharian, sehingga lelaki yang menjadi pujaan hati gadis tersebut mencoba mendatangi rumah korban.

Saat itu, Umar (26), warga Sako yang merupakan pacar korban datang ke rumahnya. Sebab, sudah seharian ia tak bisa berkomunikasi dengan korban. Sesampai di rumah, ia menemukan rumah dalam keadaan gelap gulita dan pintu rumah terbuka.

Takut dikira yang tidak-tidak, Umar pergi ke rumah salah satu keluarga korban, Santi yang berada di Desa Sungai Langsat, Kecamatan Pangean, Ia menyampaikan bahwa korban tak bisa dihubungi dan rumah dalam keadaan gelap gulita dengan pintu terbuka.

Baca Juga: Kejari Rokan Hulu Mulai Sidik Penyimpangan Pengelolaan Kekayaan Asli Desa Kepenuhan Raya

Santi pun mencoba menghubungi korban. Benar, hp-nya tidak aktif. Kemudian, Santi menghubungi Dea, tetangga korban untuk memastikan kondisi rumah.

Dea menyampaikan hal ini kepada bapaknya, Edi. Lalu Edi langsung mendatangi rumah korban. Karena gelap, Edi menyalakan lampu senter dan menemukan kedua korban bersimbah darah di ruang tengah. Posisinya, sang anak menelentang dan sang ibu telungkup dengan tangan memeluk anaknya.

Melihat hal ini, Edi langsung lari keluar rumah dan melaporkan ke Kepala Dusun Penghijauan, Suhar. Suhar langsung melaporkan peristiwa ini ke Polsek Pangean dan Camat Pangean serta perangkat desa lainnya.

Seketika, rumah korban ramai dikerumun warga. Polisi pun langsung melakukan penyelidikan. Salah satu barang bukti yang diamankan adalah sebilah kapak.

Informasi yang dirangkum haluanriau.co kerugian yang dialami korban berupa dua unit hp, satu unit sepeda motor dan perhiasan.

Malam itu pihak kepolisian langsung membawah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk kepentingan autopsi dan siang tadi kedua  jenazah korban sudah dikebumikan di pemakaman keluarga.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X