Edukasi Mahasiswa UNRI Bedakan Obat Tradisional Berbahaya, BPOM Pekanbaru Hadirkan Duta Jamu Aman

- Selasa, 27 September 2022 | 22:20 WIB
Nabilla Kheysha Azzahra, Duta Jamu Aman BPOM Pekanbaru 2022 (Forman/HRC)
Nabilla Kheysha Azzahra, Duta Jamu Aman BPOM Pekanbaru 2022 (Forman/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Belasan stand bazar makanan UMKM tampak berdiri kokoh ikut meriahkan hari pertama puncak acara Faperta Expo 2022 di Lapangan Open Space UNRI, Selasa (27/9/2022).

BEM Faperta UNRI selaku pelaksana kegiatan ini, juga turut mengundang instansi pemerintah di bidang obat dan makanan yaitu BBPOM di Pekanbaru.

Berdiri diantara berbagai jenis stand bazar makanan, BBPOM Pekanbaru hadir dengan misinya dalam memberikan edukasi mengenai legalitas dan kelayakan dari bahan-bahan yang digunakan dalam produk makanan setiap pelaku UMKM yang hadir di acara Faperta Expo 2022.

Sadar responden merupakan kalangan muda-mudi, BBPOM Pekanbaru gandeng Nabilla Kheysha Azzahra salah satu siswi SMA Negeri 05 Pekanbaru yang terpilih sebagai Duta Jamu Aman periode 2022.

Hal ini menjadi langkah jitu BBPOM Pekanbaru dalam menjalankan tugas pentingnya untuk mengedukasi masyarakat tentang kelayakan suatu produk baik obat dan makanan untuk aman dikonsumsi, dengan menjadikan Duta Jamu Aman sebagai penghubung terhadap khalayak sasaran.

Baca Juga: Cabjari Natuna di Tarempa Raih Peringkat II Kategori Kepatuhan CMS Bidang Pidsus Tahun 2022

Siswi SMA itu mengungkapkan, bagaimana dirinya dapat terpilih sebagai Duta Jamu Aman periode 2022. Berawal dari ditunjuk sebagai perwakilan oleh pihak sekolah tempatnya belajar dan lolos menjadi peserta audisi di area Duta hingga akhirnya menyandang gelar setahun tersebut.

"Masa jabatannya sampai satu tahun. Mulai dari awal bulan Mei ini sampai Mei tahun depan," ungkap Nabilla saat ditemui dalam acara Faperta Expo 2022, Selasa (27/9/2022).

Peran dan fungsi Duta Jamu Aman 2022 ini sendiri sejalan dengan misi BBPOM Pekanbaru untuk menggalakkan pengetahuan tentang perizinan dalam menjajakan produk-produk UMKM sampai ke tangan konsumen sehingga dapat dipastikan kelayakannya untuk dikonsumsi.

"Peran dan fungsi Duta Jamu Aman ini untuk memberikan informasi kepada khalayak luas untuk mengetahui cara membedakan obat tradisional berbahaya dari kemasan yang ada izin edarnya karena berkemungkinan dipalsukan," jelasnya.

Lebih lanjut, Nabilla juga menjelaskan dirinya sudah memasuki bulan ke-5 pegang gelar sebagai Duta Jamu Aman. Dirinya juga telah mengerti dan berkesempatan menyampaikan cara penggunaan aplikasi BPOM Mobile kepada khalayak luas dalam memastikan keaslian izin edar sebuah produk.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jaksa Teliti Berkas Perkara Oknum ASN, Agusanto

Rabu, 2 November 2022 | 15:16 WIB
X