Mangkrak, Ormas PETIR Cium Aroma Rasuah Pembangunan Gedung PT Bumi Siak Pusako

- Selasa, 27 September 2022 | 15:35 WIB
Ketua Umum Ormas PETIR, Jackson Sihombing menyampaikan laporan ke PTSP Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Dodi/HRC)
Ketua Umum Ormas PETIR, Jackson Sihombing menyampaikan laporan ke PTSP Kejaksaan Negeri Pekanbaru (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pembangunan Gedung Kantor PT Bumi Siak Pusako (BSP) senilai Rp87.524.816.000 mangkrak. Hal tersebut berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara yang cukup besar.

Demikian disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ormas Pemuda Tri Karya (PETIR), Jackson Sihombing, Selasa (27/9/2022). Dikatakan Jackson, pihaknya telah melaporkan hal ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

Jackson menyatakan, hingga saat ini pembangunan gedung tersebut sudah beberapa bulan yang lalu tidak ada aktivitas pekerjaan. Dia kemudian menguraikan laporan permasalahan mangkraknya pembangunan Gedung PT BSP tersebut.

"Pembangunan gedung untuk kantor PT Bumi Siak Pusako yang berada di Jalan Jenderal Sudirman terbengkalai, sudah berjalan 500 hari kerja kurang lebih waktu pelaksanaan kerja, mulai April tahun 2021," sebut Jackson.

"Pelaksanaan kontrak kerja hingga sekarang kita lihat sudah tidak ada aktivitas pekerjaan. Ini tangkapan besar apabila Kejaksaan bisa mengusutnya," sambungnya.

Baca Juga: Pj Kades Serosah Sebut Tak Pernah Merasa Melontarkan Kata yang Mencidereai Masyarakat

Dijelaskan Jackson, proyek yang dianggarkan melalui Rencana Kerja Anggaran Perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini. Adapun pihak yang mengerjakan proyek itu adalah  PT Brahma Kerja Adiwira dengan Nomor Kontrak: 011/PKS-BSP/IV/2021 dengan Tahun Anggaran (TA) 2021-2022.

Jackson juga menjelaskan penyebab mangkraknya pembangunan Gedung PT BSP. Dia menduga adanya dugaan penyimpangan berupa gratifikasi sejak awal tender, sehingga progres pekerjaan tidak mencapai 12 persen.

"Di lokasi kami melihat pondasi bangunan awal udah miring, bisa jadi timbunannya yang tidak padat," sebut dia.

Dengan telah disampaikannya laporan ke Kejari Pekanbaru, dirinya berharap hal ini bisa ditindaklanjuti. Dia meminta agar Korps Adhyaksa tersebut langsung turun ke lapangan untuk pengumpulan alat bukti.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jaksa Teliti Berkas Perkara Oknum ASN, Agusanto

Rabu, 2 November 2022 | 15:16 WIB

Akses jalan ditutup, Mahasiswa Mengaku Terganggu

Senin, 31 Oktober 2022 | 15:17 WIB
X