Melalui Tausiyah Ba'da Zuhur, Kajati Riau Dr Supardi Sampaikan Keutamaan Salat Ketika Sulit

- Senin, 26 September 2022 | 20:49 WIB
Kajati Riau Dr Supardi memberikan tausiyah agama usai Salat Zuhur
Kajati Riau Dr Supardi memberikan tausiyah agama usai Salat Zuhur

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Dr Supardi menekankan pentingnya salat dalam kehidupan umat Islam. Tidak hanya dalam keadaan senang, pelaksanaan ibadah tersebut juga harus dilaksanakan saat sulit.

Hal itu disampaikan Supardi di hadapan pegawai Kejati Riau usai pelaksanaan Salat Zuhur di Masjid Al-Mizan, Senin (26/9). Saat itu, Kajati memberikan tausiyah agama dengan tema 'Keutamaan Bergegas Melaksanakan Salat Ketika Sulit dan Mendapatkan Musibah'.

Dalam penyampaiannya, Kajati mengatakan ketika menghadapi kesulitan segeralah bergegas untuk melaksanakan salat. Selain itu, menasihati keluarga untuk melaksanakan salat juga merupakan salah satu bentuk tanggung jawab kita.

"Sebagaimana firman Allah SWT telah di dalam Al Qur'an yang artinya, Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk," kata Supardi.

Baca Juga: HMI MPO Mendesak DPRD Kuansing Memanggil Sekda Guna Mengevaluasi Data Dana dan Sponsorship Pacu Jalur 2022

Lanjut dia, kala tertimpa musibah, setiap Muslim disarankan mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Dimana kalimat istirja' itu berarti 'Sesungguhnya kami milik Allah dan kepadanyalah kami kembali'.

"Kita tidak pernah ada, sebab kita akan kembali kepada Allah yang Maha Ada. Kita adalah satu kesatuan tak terlepas dari kehendak-Nya. Maka melakukan apa yang Rasulullah ajarkan merupakan tuntunan yang harus kita ikuti," lanjut mantan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung RI.

Sebut dia, semakin kita dekat dengan Allah SWT dan semakin tinggi ilmu yang kita miliki, maka iblis akan mencari celah untuk menciptakan kesombongan pada diri kita. Kesombongan ini, sebut dia, akan menghancurkan ibadah-ibadah yang telah kita lakukan.

"Maka dari itu, hal ini sebagai pengingat bagi kita untuk tidak merendahkan orang lain," imbuh Kajati.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Terkini

UMK Pekanbaru 2023 Disepakati di Angka Rp3.319 Juta

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:55 WIB

APBD Pekanbaru 2023 Sah 2,699 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 22:40 WIB
X