Sepakat! PTPN V Akan Ambil Alih Pengelolaan Kebun Sawit Koperasi Iyo Basamo

- Jumat, 23 September 2022 | 18:19 WIB
Pemkab bersama Forkopimda Kampar saksikan penandatangan Mou antara pihak Koperasi Iyo Basamo dengan PTPN V (Amri/HRC)
Pemkab bersama Forkopimda Kampar saksikan penandatangan Mou antara pihak Koperasi Iyo Basamo dengan PTPN V (Amri/HRC)

HALUANRIAU.CO, KAMPAR - Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Forkopimda Kampar kembali memfasilitasi dua kubu Koperasi Iyo Basamo yang telah berpolemik  puluhan tahun namun tidak kunjung menuai kesepakatan. Upaya mediasi ini sudah dilakukan beberapa kali namun tak juga membuahkan hasil.

Saat ini 17 orang tersangka dalam kasus bentrok berdarah yang terjadi dilahan milik Koperasi Iyo Basamo di Desa Terantang Kecamatan Tambang beberapa waktu lalu kini tengah menjalani proses persidangan akibat bentok yang disebabkan dualisme kepengurusan koperasi tersebut.

Kali ini Pemkab bersama Forkopimda Kampar kembali memfasilitasi dalam mewujudkan kesepakatan pengelolaan Koperasi Iyo Basamo Desa Terantang. Penjabat (Pj) Bupati Kampar diwakili Sekretaris Daerah mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelesaian Konflik Koperasi Iyo Basamo.

Rakor tersebut juga diikuti seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan MUI Kampar Kabupaten Kampar, Kegiatan Rakor penyelesaian Konflik Koperasi Iyo Basamo tersebut dipusatkan di Aula Sanika Satyawada Polres Kampar yang di buka oleh Kapolres Kampar AKBP Didik Priyo Sambodo.

Kegitan itu dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arief Budiman, Dandim 0313, KPR Letkol Arh Mulyadi, Ketua MUI Kampar Dr Mawardi. M Saleh, Kepala Dinas Perkebunan Kampar Ir. Syahrizal dari PTPN V hadir di antaranya Muhammad Rudi, Arief S Siregar, Ferry P Lubis serta dihadiri oleh Kepala Badan Kesbangpol Kampar Mahadi. Pihak pihak yang selama ini mengklaim terhadap koperasi iyo Basamo Hermayalis dan Yuslianti.

Saat penandatangan MoU antara Koperasi Iyo Basamo dengan pihak PTPN V terkait dengan Alih kelola Kebun Sawit Koperasi iyo Basamo ke PTPN V. Berbagai pihak setuju untuk membuat rekening bersama untuk menampung hasil dari Kebun Koperasi Iyo Basamo dan kesepakatan terkait dengan pencairan penjualan Tandan Buah Segar.

Usai penandatangan Mou itu, Kepala Kejaksaan Negeri Kampar Arief Budiman, dalam paparannya mengatakan jangan disalah artikan niat baik Pemkab dan Forkopimda Kampar dalam upaya memfasilitasi penyelesain konflik antara kedua belah pihak.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Kampar Berhasil Ungkap 16 Kasus Narkoba, Satu Kasus Sita BB Sabu Seberat 1,25 Kg

"Dengan adanya penandatangan ini, jangan lah niat baik kita ini disalah artikan, ini semua untuk Mensejahterakan anak dan kemanakan," kata Arief Budiman, Jumat (23/9/2022).

"Kita berharap semua kita dapat mendukung terhadap kesepakatan ini, kita juga tau ada pihak-pihak yang tidak ingin kesepakatan ini terjadi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X