PPKM Level 3 di Kampar, Sekolah Kembali Secara Daring

- Selasa, 27 Juli 2021 | 18:25 WIB
Sekretaris Daerah Kampar Yusri saat rapat evaluasi gugus tugas penanganan Covid-19.
Sekretaris Daerah Kampar Yusri saat rapat evaluasi gugus tugas penanganan Covid-19.

HALUANRIAU.CO, BANGKINANG KOTA-Pemerintah Kabupaten Kampar berlakukan pembatasan kegiatan masyarakat level 3 serta mengoptimalkan kembali posko penanganan corona virus disease (Covid) 2019. Mulai dari tingakt Desa dan Kelurahan untuk pengendalian penyebaran#Covid-19 di wilayah Kabupaten Kampar.

Hal itu berdasrkan surat edaran Bupati Kampar Nomor : 360/SE/BPBD-SET/VII/2021/869. Pembatasan kegiatan itu mulai berlakukan pada 26 Juli 2021 sampai dengan 2 Agustus 2021.

"Sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 2, 3 dan 4. Maka dalam kegiatan belajar mengajar kemungkinan bisa kembali dilakukan secara daring/online," kata Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri saat Rapat Evaluasi Gugus Tugas Penanganan Covid 19 di Kampar, yang dilaksanakan di ruang rapat Lantai III Kantor Bupati setempat, Selasa (27/7).

Yusri yang merupakan Wakil Ketua Tim Satgas#Covid-19 menegaskan agar mematuhi surat edaran Gubernur Riau tentang pelaksanaan PPKM level 3 sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 2, 3 dan 4 dengan pengoptimalisasi kembali Posko Gugus Tugas Kabupaten sampai ke tingkat Kecamatan, Desa dan Kelurahan.

"Sesuai dengan permendagri diatas, maka kampar akan diberlakukan kembali kegiatan belajar mengajar secara daring/online, aktivitas kerja perkantoran sebanyak 70%. Pembatasan jam operasion sementara, untuk Rumah Makan dan Cafe skala kecil hanya melayani 25% pengunjung dan skala besar memakai sistem Home Away (makan dirumah)," kata Yusri.

Kemudian lanjut dia, untuk aktivitas publik seperti objek wisata, kegiatan kesenian atau pertandingan olahraga ditutup sementara. Sampai keadaan kembali aman sesuai dengan himbauan Tim Satgas covid-19 nantinya. Selanjutnya sebut dia, alat transportasi umum dibatasi dengan penumpang sebanyak 70%, sedangkan untuk kegiatan pribadi menunjukan kartu vaksin, dan bukti PCR H-2.

Saat ini kasus covid-19 di Kampar yang sedang tercomfirmasi dan diisolasi mandiri berjumlah lebih kurang 417 orang yang tersebar dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. Sementara yang dirawat dibeberapa rumah sakit Pekanbaru, dan RSUD Bangkinang berjumlah sebanyak 189 orang.

"Pasien yang sedang menjalani isolasi mandiri dirumah ditekankan untuk segera dilakukan upaya pemenuhan sembako dan suplai obat-obatan yang akan dilakukan Dinas Kesehatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar terpenuhi," pungkasnya.

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Terkini

X