Kasus Korupsi Dana BOK di Puskesmas KKH I, Penyidik Masih Lengkapi Petunjuk Jaksa

- Selasa, 13 September 2022 | 17:39 WIB
Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Ferry Irawan (Dodi/HRC)
Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Riau, Kombes Pol Ferry Irawan (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Riau masih berupaya merampungkan penyidikan dugaan korupsi pengelolaan dana bantuan operasional kesehatan (BOK) di Puskesmas Kampar Kiri Hulu (KKH) I. Saat ini, penyidik masih melengkapi berkas perkara berdasarkan petunjuk Jaksa.

Pengusutan perkara itu dilakukan penyidik pada Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Riau. Perkara tersebut naik ke tahap penyidikan berdasarkan Surat Dimulainya Perintah Penyidikan (SPDP) yang diterima Jaksa Peneliti pada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau. SPDP itu diterbitkan pada 28 Mei 2020 lalu.

Atas SPDP itu, penyidik melakukan serangkaian proses penyidikan. Hasilnya, dua orang ditetapkan sebagai tersangka.

Adapun dua tersangka itu adalah Citra Sari SKM. Dia adalah Kepala Puskesmas KKH I periode April 2014 hingga Februari 2021. Tersangka kedua adalah Deffi Amalia yang merupakan PNS, yang pernah menjabat sebagai Bendahara di Puskesmas KKH I.

Penyidik pernah melimpahkan berkas perkara kedua tersangka ke Jaksa Peneliti atau tahap I. Atas hal itu, Jaksa langsung melakukan penelaahan untuk memastikan kelengkapan syarat formil dan materil perkara. Hasilnya, Jaksa Peneliti menyatakan berkas perkara belum lengkap atau P-18 pada Kamis (19/5) lalu.

Baca Juga: Jaksa Teliti Berkas Tersangka Evarianti Sibarani, Penikaman Pegawai Toserba di Pekanbaru

Selanjutnya, berkas dikembalikan ke penyidik disertai dengan petunjuk atau P-19. Penyidik saat ini berupaya melengkapi berkas perkara berdasarkan P-19 tersebut.

"Sudah tahap I. (Saat ini) Pemenuhan P-19," ujar Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ferry Irawan, Selasa (13/9/2022).

Jika rampung, kata Kombes Pol Ferry, berkas kedua tersangka akan dilimpahkan kembali ke Jaksa. Penyidik, kata dia, berharap agar berkas perkara para tersangka dinyatakan lengkap atau P-21. "Semoga P-21 segera," harap Kombes Pol Ferry memungkasi.

Diketahui, dua tersangka perkara itu hingga saat ini belum dilakukan penahanan. Keduanya dinilai kooperatif dan alasan kemanusiaan/kondisi hamil tua terhadap tersangka Deffi Amalia.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UMK Pekanbaru 2023 Disepakati di Angka Rp3.319 Juta

Kamis, 1 Desember 2022 | 10:55 WIB

APBD Pekanbaru 2023 Sah 2,699 Triliun

Selasa, 29 November 2022 | 22:40 WIB
X