Hearing Bersama Komisi IV, Damkar Butuh Tambahan Unit Mobil

- Selasa, 22 Juni 2021 | 16:23 WIB
HALUANRIAU.CO, PEKANBARU-Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Pekanbaru akan menindaklanjuti permintaan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Pekanbaru yang membutuhkan empat unit mobil rescue.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru Robin Eduar menyebut pihaknya akan serius memperhatikan permintaan tambahan mobil pemadam. 

"Mobil rescue sangat penting. Kota sebesar ini hanya punya mobil rescue satu, itupun sudah hancur karna kecelakaan kemarin. Jadi hal ini jadi perhatian Komisi IV ketika pembahasan akan kita perjuangkan," jelas Robin saat hearing, Selasa (22/6/2021).

Sementara itu Kepala Dinas Damkar Pekanbaru, Burhan Gurning mengungkapkan bahwa kota Pekanbaru saat ini memiliki 15 kecamatan yang idealnya memiliki minimal 4 mobil rescue. Namun saat ini Damkar hanya memiliki 1 mobil rescue itupun harus 'duduk' akibat tabrakan pekan lalu. 

"Kita minta disuport oleh komisi IV sebagai mitra damkar. Dari dulu saya minta ke pemko idealnya mobil spm (sentra pelayanan masyarakat) untuk kota pekanbaru ada 4. Dimana kita ini kota besar dan memiliki 15 kecamatan. Idealnya kita minimal memiliki 4 rescue. Sekarang hanya satu dan satupun sudah rusak berat. Kita minta suport dan dukungan kalangan legislatif. Sehingga kinerja kota semakin bagus. Prinsip kami pantang pulang sebelum api padam walau nyawa taruhannya. Kita minta disuport, jangan hanya negatifnya saja disorot," tegas Burhan Gurning.

Lanjut Burhat adapun anggaran yang dibutuhkan untuk empat mobil rescue ini sebesar Rp10 miliar. "Sudah kita minta ke pak wali dan sekda namun sampai sekarang di renja rkpd kita belum masuk. Kita minta dukungan komisi IV untuk membantunya. Besaran anggaran sekitar 10 miliar, untuk 4 unit mobil," jelas Burhan Gurning.

Terakhir, Burhan mengimbau kepada masyarakat agar memberikan akses pada damkar saat melaksanakan tugas. Dikarenakan akibat adanya kendaraan berhenti mobil damkar mengalami kecelakaan tepat di bawah flyover Pasar Pagi Arengka, Senin (14/6) pekan lalu. Satu orang petugas damkar mengalami patah tulang. Dimana kronologi kejadiannya petugas mengejar waktu memadamkan api di jalan Teropong, Kabupaten Kampar berbatasan dengan Kota Pekanbaru.

"Bagi pengendara berilah akses pada damkar pada saat pemadam melaksanakan tugas. Jadi dari pada mengorbankan masyarakat, kita tabrakkan ke mobil kita maka petugas  kita yang jadi korban. Para petugas pergi bekerja untuk menyelamatkan orang," ujar Burhan. (Adv)

Editor: Akmal

Terkini

Universitas Islam Riau dan Pemkab Pelalawan Teken MoU

Senin, 29 November 2021 | 18:19 WIB

1.305 Pelanggaran Dalam Sepekan Ops Zebra Lancang Kuning

Selasa, 23 November 2021 | 17:27 WIB
X