Korban Dugaan Malpraktek di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan Minta Pertanggungjawaban

- Rabu, 31 Agustus 2022 | 22:37 WIB
 (Evrizon/HRC)
(Evrizon/HRC)

HALUANRIAU.CO, TEMBILAHAN - Mengenai kasus seorang ibu menjerit saat menyaksikan bayinya dalam keadaan badan dengan kepalanya terpisah akhirnya akan berujung kepada tuntutan secara hukum.

Dimana peristiwa itu terjadi di Puskesmas Gajah Mada Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau pada, Jumat (26/8/22) lalu, sekira pukul 23.00 WIB, di duga kuat adanya indikasi malpraktek.

Orang tua korban, Khaidir melalui Kuasa Hukumnya, Hendri Irawan dan Afrizal mengungkapkan, akan meminta pertanggungjawaban pihak Puskesmas Gajah Mada Tembilahan beserta Dinas Kesehatan (Dinkes).

"Kita meminta itikad baik dari pihak Puskesmas dan Dinkes menyelesaikan perkara ini," kata Hendri Irawan, kepada awak media, Rabu (31/8).

Baca Juga: 5 Jam Menunggu dan Orasi, Akhirnya Bupati Afrizal Sintong Terima Perwakilan Massa

Hendri mengungkapkan dengan kejadian memilukan tersebut, kepada semua lembaga kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap kasus tersebut. Jika ada indikasi kelalaian agar ke empat bidan dan dokter diberikan tindakan tegas.

"Keluarga korban meminta sangsi etika profesi kepada empat orang bidan dan penanggung jawab dalam hal ini dokter yang piket saat malam itu," tegasnya.

Bukan hanya memberikan sanksi kepada empat Bidan serta dokter, pihak Puskesmas dan Dinkes harus ganti rugi kepada orang tua korban yang psikisnya terganggu dan mengalami trauma yang mendalam.

Ditegaskan Hendri sesuai Pasal 55 ayat (1) UU No 23 tahun 1992 tentang Kesehatan, setiap orang berhak atas ganti rugi akibat kesalahan atau kelalaian yang dilakukan tenaga kesehatan.

Bukan hanya itu, jika terungkap adanya dugaan malpraktik yang menyebabkan matinya seorang pasien akibat adanya kelalaian dalam proses perawatan dapat dikenakan pasal 359 KUHP atas dasar kelalaian.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

IRT di Tembilahan Hulu Ditemukan Gantung Diri

Jumat, 4 November 2022 | 11:35 WIB

PT SAGM Akui Buang Air Perusahaan Turun ke Bawah

Selasa, 11 Oktober 2022 | 14:14 WIB
X