Alumni ITB Ciptakan Inovasi Alat Pendeteksi Kualitas Air Untuk Budidaya Ikan di Kuantan Singingi

- Jumat, 26 Agustus 2022 | 15:41 WIB
 (Jon/HRC)
(Jon/HRC)

Sekretaris Daerah HALUANRIAU.CO, KUANTAN SINGINGI - Plt. Bupati Kabupaten Kuantan Singingi, H Suhardiman Amby yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kuantan Singingi, H. Dedi Sambudy mengunjugi Kolam Ikan Arwana Desa Benai dalam rangka Alumni ITB serah terima Alat Pendeteksi Air kepada Pemerintah Kabupaten Kuantan (26/08/2022).

Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh, Kepala Dinas Perikanan Agusmandar; Kepala Bappeda Ir. H Samsir Alam; Camat Benai, Kabag Setda dan beberapa Kepala Desa Benai, perangkat desa Kecamatan Benai, Mahasiswa (ITB) Institut Teknologi Bandung, dan mahasiswa UIN Suska Riau.

"Saya sangat mendukung tujuan dari kegiatan ini, dengan terciptanya alat ini sehingga kita tidak susah lagi mengetahui suatu kadar air dalam pengembangan budidaya ikan. karena di Kuantan Singingi Khususnya Benai, Potensi perikanan sangat tinggi, peluangnya sangat besar, tinggal bagaimana kita mengembangkan peluang tersebut," ucap Sekretaris Daerah Kuansing.

Salah satunya adalah potensi pengembangan ikan hias, karena ada tiga cluster dalam budidaya ikan ini seperti budidaya ikan nila, lele dan ikan hias, jenis ikan hias diantaranya arwana.

"Dalam bududaya perikanan ini kita harus memberikan perhatian penuh".

"Kepada Kepala Desa diharapkan untuk memberi tahu kepada masyarakat sekitar untuk membentuk kelompok tani, dalam pengembangan budidaya perikanan," lanjutnya.

Kemudian Kepala Dinas Perikanan memberikan apresiasi kepada masyarakat terkait pengembangan ikan gabus yang merupakan jenis ikan lokal di Kuansing.

"Kita juga akan kembangkan dari jenis ikan lokal, seperti ikan gabus dan peran kami dari dinas perikanan sesuai fungsinya akan terus memberikan dukungan untuk menunjang kegiatan dari sektor pertanian, perikanan dan pariwisata," jelasnya.

"Saya sangat memberikan apresiasi kepada mahasiswa ITB yang sudah menciptakan alat ini, karna dalam budidaya ikan ini pasti memerlukan sarana dan prasarana, salah satunya alat pendeteksi air, alat ini sangat bermanfaat dalam mendeteksi ph air dengan menggunakan teknologi yang canggih saat ini, yaitu berbasis digital," jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut Mahasiswa ITB juga menjelaskan kegunaan alat pendeteksi kualitas air kepada pemerintah daerah di lokasi tersebut.

"Untuk mengetahui kualitas air di dalam kolam, kita menggunakan sensor yang terkoneksi di dalam Smartphone, semuanya sudah terekam secara otomatis 24 jam mengenai PH air, suhu, oksigen, kelembaban, partikel padat di dalam air. Dan nanti kita bisa melihat data tersebut tidak harus di dekat kolam, tapi dimanapun bisa kita lihat karna sudah terkoneksi ke satu aplikasi dari sensor yang kita pasang," jelas Faiza Alfi.

(Jon)

Baca Juga: Tutup MTQ tingkat Kecamatan Kandis, Bupati Alfedri Berharap Al-Qur’an Membumi di Siak

 

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X