BUDIKDAMBER, Konsep Urban Farming dari Mahasiswa Kukerta UNRI Kelurahan Simpang Tiga

- Rabu, 17 Agustus 2022 | 15:47 WIB
Foto bersama Mahasiswa Kukerta UNRI Kelurahan Simpang Tiga di rumah salah seorang warga. (Istimewa)
Foto bersama Mahasiswa Kukerta UNRI Kelurahan Simpang Tiga di rumah salah seorang warga. (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, KUKERTA - Sekelompok Mahasiswa yang tengah melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Balek Kampung Universitas Riau Gelombang III Tahun 2022 di Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru memperkenalkan kepada masyarakat tentang konsep urban farming: BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Dalam Ember) yang dilaksanakan pada, Sabtu (7/2022) lalu.

Program dalam urban farming sendiri merupakan salah satu adaptasi di era new normal dengan memanfaatkan lahan-lahan sempit terbuka yang ada di sekitar masyarakat khususnya di perkotaan.

“Ini salah satu program kerja kami sesuai di era new normal. Kami bekerja sama untuk merealisasikan kegiatan ini. Kebetulan salah satu anggota kelompok kami memang merupakan mahasiswa perikanan. Namun, kami bersama-sama tetap melakukan riset sebelum melaksanakan kegiatan ini. Semoga berhasil dan dapat berkembang,” ujar Ketua Kelompok Kukerta Kelurahan Simpang Tiga, Yafi Fadhillah.

Proses realisasi BUDIKDAMBER sendiri menurutnya membutuhkan ketelitian dan ketelatenan, dimanaharus memperhatikan jumlah benih dan kualitas air yang digunakan.

Baca Juga: Membanggakan, Radiografer RSUD Tengku Rafi'an Siak Diundang Upacara di Istana Negara

Adapun alat dan bahan yang perlu dipersiapkan untuk BUDIKAMBER adalah ember, gelas plastik, benih ikan lele berukuran sekitar 7-8 cm, batang tanaman kangkung, air dengan ph >7, dan pakan ikan. Apabila alat dan bahan telah disiapkan selanjutnya kita dapat memprosesnya dengan cara ember ukuran 60 liter diisi benih 100 lele lalu diatasnya diletakkan botol berisi kangkung yang dililit dengan kawat.

Kangkung ini nantinya dapat tumbuh dan dipanen. Sedangkan arang berfungsi untuk menetralisir air bekas siraman tanaman yang akan masuk kedalam ember dan mengurangi bau amis dalam ember.

Rumah Ibu Rahayu dipilih menjadi tempat percobaan BUDIKDAMBER sendiri dimana pemilihan lokasi tersebut dikarenakan sebelumnya ketua RT 03 itu telah berkecimpung dan memiliki beberapa kolam untuk budidaya ikan, mulai dr ikan mujair, nila dan gurame.

Potret budidaya ikan dalam ember hasil inovasi Mahasiswa Kukerta UNRI Kelurahan Simpang Tiga tahun 2022 (Istimewa)
Inovasi sederhana ini memiliki tujuan untuk meningkatkan ketahan pangan masyarakat dan daerah setempat sehingga pada akhirnya masyarakat dapat beradaptasi di era new normal serta mengembangkan pertanian dan pertenakan keluarga.

Meskipun terbilang sederhana ternyata untuk merealisasikannya juga ada tantangan. Tantangannya yaitu harus menjaga ph air karena membudidaya ikan sama dengan menjaga ph air agar ikan tetap dapat hidup. Sanitasi air yang baik adalah kunci keberhasilan kegiatan budidaya ini.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X