Terseret Arus Saat Ambil Uang Tercecer, Pencarian Bocah Tenggelam di Talontam Masih Dilakukan

- Senin, 15 Agustus 2022 | 13:59 WIB
Proses pencarian seorang bocah yang terseret arus Sungai Kuantan di Desa Talontam (Akmal/HRC)
Proses pencarian seorang bocah yang terseret arus Sungai Kuantan di Desa Talontam (Akmal/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Tim Search and Rescue (SAR) Kota Pekanbaru terus melakukan upaya pencarian bocah yang tenggelam di Sungai Kuantan. Hingga Senin (15/8), Tim SAR masih menyisiri aliran sungai tepatnya di Desa Talontam Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Tim SAR Kota Pekanbaru berangkat ke lokasi kejadian pada Minggu (14/8) malam, berangkatnya regu pencari ini setelah menerima laporan sekira pukul 17.00 WIB. Sebanyak 7 orang penolong diberangkat ke Kota Jalur itu dengan dibekali peralatan penolong, seperti perahu karet dan alat lainnya.

"Hari ini kita masih melakukan upaya pencarian terhadap seseorang yang dikabarkan tenggelam di Sungai Kuantan, Desa Talontam Kecamatan Benai," kata Kepala Kantor SAR Kota Pekanbaru, I Nyoman Sidakarya, Senin (15/8).

Dihari kedua pencarian ini, jelas I Nyoman Sidakarya, tim nya melakukan pencarian disepanjang aliran sungai sekitar lokasi tenggelamnya bocah tersebut. Upaya pencarian tidak hanya dilakukan oleh timnya saja, pihak kepolisian, BPBD Kuansing, Tagana Kuansing, PMI Kuansing serta masyarakat pun turut melakukan pencarian bersama.

Baca Juga: KPU Nyatakan 24 dari 40 Parpol Lolos Verivikasi Pemilu 2024

"Upaya pencarian juga dilakukan oleh masyarakat dan pihak lainnya. Tim menggunakan rubber boat, UWSD, Aqua Eye dalam pencarian kali ini dan kita menyisiri kearah hilir sungai sejauh 2 kilometer," paparnya.

Masih kata I Nyoman, berdasar laporan yang diterima timnya, bahwa bocah 9 tahun itu tenggelam disaat hendak mengambil uangnya yang terjatuh ke sungai, yang kala itu baru selesai mandi sore.

"Korban mandi di Sungai Kuanan, kemudian uangnya terjatuh dan korban berusaha untuk mengambilnya, namun tanpa sadar terbawa arus dan tenggelam," kata I Nyoman menyudahi.

Masyarakat setempat berupaya melakukan pencarian secara swadaya setelah beberapa saat korban dikabarkan tenggelam, upaya pencarian itu berhenti sebab hari sudah mulai gelap.

(Mal)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

APBD-P Kuansing Menunggu Waktu Pelaksanaan

Jumat, 30 September 2022 | 20:30 WIB
X