Heboh Pria Pingsan di Persimpangan Stadion Utama, Ini Keterangan Polisi

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:55 WIB
Personel Polsek Tampan meminta keterangan kepada pria yang ditemukan pingsan di pinggir jalan (Istimewa)
Personel Polsek Tampan meminta keterangan kepada pria yang ditemukan pingsan di pinggir jalan (Istimewa)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Pengguna jalan dihebohkan dengan temuan seorang pria yang tergeletak di Jalan SM Amin, tepatnya di persimpangan Stadion Utama Riau, Rabu (10/8). Pria tersebut ditemukan sekira pukul 07.00 WIB oleh pengguna jalan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan langsung bergegas ke lokasi temuan setelah mendapat laporan dari masyarakat. Polisi setiba disana melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), meminta keterangan saksi guna memenuhi dugaan penyebab pingsannya remaja itu.

Kapolsek Tampan Kompol I Komang Aswatama melalui Kanit Reskrim Polsek Tampan AKP Aspikar menyebut pihaknya menerima laporan bahwa pria tersebut merupakan korban dari aksi begal, lantaran sepeda motor dan barang berharga milik korban tidak ditemukan dilokasi.

"Langsung turun ke lokasi temuan, lakukan serangkaian penyelidikan dan meminta keterangan saksi. Katanya, pria inisial D itu merupakan koran dari begal, ditemukan warga dalam keadaan tidak sadarkan diri," kata AKP Aspikar.

Baca Juga: Disela Giat Subuh Barokah, Suhardiman Serahkan Sejumlah Bantuan Pada Masyarakat KHS

Selepas dari TKP, personel pun menemui pria itu di rumah sakit. Polisi meminta keterangan setelah bangun dari pingsannya. Kepada polisi, pria itu mangaku bahwa dirinya bukanlah korban aksi begal, hanya saja dia pingsan lantaran kelelahan saat berkendara.

"Katanya bukan korban begal. Cuma dia itu pingsan karena kelelahan berkendara, dia ini sering berkendara sendiri," jelas AKP Aspikar menerangkan hasil keterangan sementara yang didapatinya.

Terkait dengan hilangnya sepeda motor dan barang berharga, papar AKP Aspikar, beberapa saat sebelum pria itu pingsan ada dua orang yang mendekatinya, kondisi saat itu sedang dalam setengah sadar diri. Dua orang yang tidak dikenalnya itu pada awalnya seperti ingin memberikan bantuan.

"Katanya ada dua orang menghampiri sebelum dirinya tidak sadarkan diri, seperti ingin hendak memberikan pertolongan," sambung AKP Aspikar.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X