Targetkan 300 Kantong, BMPD dan FKIJK Riau Gelar Golor Darah di Lingkungan Perbankan

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 20:46 WIB
 (Nie/HRC)
(Nie/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Sebagai bentuk kepedulian akan pemenuhan kebutuhan darah di kota Pekanbaru, sekaligus bersempena dengan Peringatan Hari Jadi ke-65 Provinsi Riau, Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Riau menggelar kegiatan donor darah di lingkungan perbankan di Riau.

Kegiatan yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru menargetkan sebanyak 300 kantong, dimana darah tersebut nantinya akan diserahkan kepada PMI Pekanbaru untuk diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dengan mengusung tagline “Ayo Donor Darah! Sekantung Darah untuk Selamatkan Jiwa”, kegiatan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Riau dan Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Riau ini digelar  selama 2 hari yakni 9-10 Agustus 2022, yang digelar di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Riau. Dengan peserta donor darah, berasal dari partisipan pegawai perbankan di wilayah Pekanbaru.

Dikatakan Deputy Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah KPW Bank Indonesia Provinsi Riau, Asral Mashuri bahwa kegiatan donor darah bersama PMI Pekanbaru sudah menjadi agenda rutin yang selalu dilaksanakan. Rencananya, kegiatan donor darah tersebut akan dilakukan sebanyak 4 kali dalam kurun waktu satu tahun.

“Kegiatan ini merupakan yang kedua kalinya, dimana sebelumnya, penyelenggaraan pertama telah dilaksanakan pada tangal 7-8 Februari 2022. Target kita, dalam satu tahun bisa melakukan 4 kali kegiatan donor darah. Pada hari ini, cukup banyak peserta donor yang datang, namun kita targetkan bisa terkumpul sebanyak 300 kantong darah yang nantinya akan diserahkan kepada PMI Pekanbaru,” ujar Asral, Selasa (9/8).

Baca Juga: Egy Maulana Vikri Resmi Gabung ViOn Zlate Moravce-Vrable

Sekretaris Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Pekanbaru, Yusrizal menyebutkan, pihaknya sangat menyambut baik kerjasama yang dilakukan oleh BMPD Riau dan FKIJK Riau. Pasalnya, jumlah kebutuhan darah cukup tinggi terutama di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru karena jumlah pasien kanker darah banyak ditangani.

“Setiap bulannya, kita mendapatkan sekitar 6.000 – 7.000 kantong darah yang ketika diolah bisa menjadi 9.000 kantong darah. Melalui kegiatan donor darah, banyak manfaat yang bisa didapat oleh para pendonor. Selain bisa mengetahui kondisi kesehatan secara fisik, juga bisa menjadi amal jariyah di akhirat nantinya. Kami berharap, melalui kegiatan ini bisa membantu ketersediaan stok darah di PMI Pekanbaru. Kebutuhan darah di RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru cukup tinggi, ini disebabkan karena jumlah pasien kanker yang ditangani cukup banyak. Selain itu, RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru menjadi rumah sakit rujukan di Riau,” sebut Yusrizal.

Sementara itu, Budi yang merupakan pendonor aktif UTD PMI Pekanbaru mengaku, melalui kegiatan donor darah banyak manfaat yang bisa didapatkan. Sekali 3 minggu, dirinya selalu mendapatkan panggilan untuk melakukan donor darah aphresif.

“Dengan melakukan donor darah, manfaat yang paling saya rasakan adalah enak makan dan enak tidur. Selain itu, saya juga bisa mengontrol penyakit kolesterol yang saya derita. Awal-awalnya saya melakukan donor darah umum, namun sekarang saya lebih cenderung ke donor darah aphresif. Hingga saat ini, saya sudah 73 kali melakukan donor darah,” pungkas Budi.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X