Jadi Irup Hari Jadi Provinsi Riau ke-65, Wabup Sulaiman Bacakan Amanat Gubernur Riau

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 12:11 WIB

HALUANRIAU.CO, ROKANHILIR - Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menggelar upacara peringatan hari jadi ke-65 Provinsi Riau. Upacara tersebut dipusatkan di halaman Kantor BPKAD, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Selasa (9/8/2022).

Upacara itu juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Rohil Basiran Nur Efendi, Kajari Rohil Yuliarni Appy SH MH, Dandim 0321 Rohil Letkol Inf M Erfani SH M.Tr, Kapolres Rohil AKBP Andrian Pramudianto, para kepala OPD, Ormas, OKP serta berbagai unsur lainnya.

Dalam amanat Gubernur Riau H Syamsuar yang dibacakan Wabup Rohil H Sulaiman menyampaikan bahwa, menurut benang sejarah panjang yang telah mengantarkan Provinsi Riau sampai pada usia 65 tahun, pada hari ini cikal bakal berdirinya Provinsi Riau tidak terlepas dari sebuah tonggak sejarah dengan diselenggarakannya kongres pemuda pada tanggal 17 Oktober 1954.

Kongres yang digelar di Pekanbaru ini, merupakan sebuah puncak kebulatan tekad seluruh masyarakat Riau untuk menentukan masa depannya. Kongres ini menghasilkan sebuah kesepakatan dan tekad untuk menjadikan Riau sebagai provinsi mandiri berdiri di atas Marwah dan kedaulatannya sendiri.

Baca Juga: WK CPP Dikelola 100 Persen Daerah

Berbekal hasil kongres inilah lanjutnya, utusan masyarakat Riau datang menghadap menteri dalam negeri dengan hasrat mulia guna memberikan sesuatu yang terbaik bagi negeri Melayu dengan menyampaikan kebulatan tekad untuk membentuk provinsi Riau.

Akhirnya, pada tanggal 9 Agustus 1957 presiden republik Indonesia Soekarno di Denpasar Bali menandatangani undang-undang darurat nomor 19 tahun 1957 yang kemudian diterbitkan pula undang-undang nomor 61 tahun 1958 .

"Alhamdulillah pada tahun ini presiden republik Indonesia pada tanggal 25 Juli 2022 telah menandatangani undang-undang nomor 19 tahun 2022 tentang provinsi Riau di mana undang-undang tersebut telah disesuaikan dengan perkembangan daerah saat ini," katanya.

Sejatinya, sejarah selalu menyimpan sukacita tentang kegemilangan dan dukacita tentang harapan akan mimpi dan cita-cita mulia yang dihadapkan pada kenestafaan. Karena itu, bagi kita yang pada masa ini mampu menjadikan sejarah sebagai cermin maka kita akan semakin berdaya untuk memberi makna pada negeri ini dengan kemampuan yang kita miliki.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Artikel Terkait

Terkini

X