Husni Merza: Aplikasi 'SEPAKAT' Menjawab Problematika Kemiskinan di Kabupaten Siak

- Senin, 8 Agustus 2022 | 22:13 WIB
Wakil Bupati Siak, Husni Merza (Sugianto/HRC)
Wakil Bupati Siak, Husni Merza (Sugianto/HRC)

HALUANRIAU.CO, MEMPURA - Wakil Bupati Siak, Husni Merza membuka pelatihan Aplikasi Sistem Perencanaan Penganggaran, Pemantauan, Evaluasi dan Analisis Kemiskinan Terpadu (SEPAKAT) oleh Bappenas RI, di Ruang Rapat Bappeda Siak, Senin (8/8/2022).

Dalam arahannya, Wabup Siak Husni Merza mengatakan, sistem aplikasi SEPAKAT diharapkan dapat membantu daerah secara sistematis. Dalam menyempurnakan basis data dan analisa kemiskinan untuk proses perencanaan dan penganggaran, penguatan proses monitoring.

Evaluasi yang terukur melalui peningkatan aparatur serta peran kelembagaan dalam pelaksanaan program pananggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial daerah.

"Maka harapan kami dengan aplikasi SEPAKAT ini betul-betul bisa menjawab, menganalisa, mendiagnosis problematika kemiskinan di Kabupaten Siak. Lantas apa program-program itu bisa kita laksanakan, untuk mengistervensi supaya keluarga miskin ini, bisa segera meninggalkan garis kemiskinan," sebut Husni Merza.

Baca Juga: Tak Mengira Bisa Tempuh Pendidikan Hingga S2, Agung Nugroho Lulus Sidang Tesis dengan Nilai A

Lebih lanjut, Wabup Husni meminta para peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut dengan baik, serta mengharapkan peserta untuk benar-benar memanfaatkan kesempatan ini. Karena pada tahun 2024 mendatang, 100% daerah menggunakan aplikasi ini.

"Saya berpesan kepada para peserta, untuk Bappeda khususnya dan Dinas terkait lainnya, supaya aplikasi ini betul-betul di pahami dengan baik dan bisa kita aplikasikan dengan sunguh-sunguh," ujar Husni.

Tim pengembangan aplikasi SEPAKAT Widaryatmo mengungkapkan, aplikasi SEPAKAT merupakan sebuah sistem yang dikembangkan oleh kementrian Bappenas. Dengan memiliki modul analisis, untuk mengetahui penyebab dan penanganan kemiskinan.

"Mengapa modul analisis menjadi penting, karena ini menjadi dasar bagaimana bapak-ibu semua bisa mengenali profil karakteristik kemiskinan. Dan penyebab-penyebab dari kemiskinan yang terjadi di wilayah bapak-ibu semua," ungkap Widaryatmo.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 orang peserta, yang terdiri dari beberapa OPD di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Siak. Berlangsung selama 2 hari, dari tanggal 8-9 Agustus 2022.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungi Polsek Bungaraya Kapolres Tekan kan Hal Ini

Minggu, 25 September 2022 | 15:00 WIB

PKK Siak Raih Juara 2 Berkat Makanan Khas Sakai

Rabu, 14 September 2022 | 11:45 WIB
X