Niat Hati Buat Konten Ala Citayem Fashion Week, Seorang Camat Payakumbuh Timur Dicopot dari Jabatannya

- Senin, 8 Agustus 2022 | 17:32 WIB
Camat Payakumbuh Timur, Dewi Novita dicopot dari jabatannya  (Screenshot YT Dewi Centong)
Camat Payakumbuh Timur, Dewi Novita dicopot dari jabatannya (Screenshot YT Dewi Centong)

HALUANRIAU.CO, SUMATERA BARAT - Camat Payakumbuh Timur, Sumatera Barat, Dewi Novita mengaku tidak puas terhadap Pemkot Payakumbuh tentang putusan dirinya dicopot dari jabatan tersebut.

Ia merasa, konten video ala-ala Citayem Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week yang pernah diunggahnya lewat platform Instagram miliknya kurang tepat bila harus dijadikan alasan pencopotan dirinya dari jabatannya itu.

Diketahui, perempuan dengan nama panggilan Dewi Centong itu diberhentikan dari jabatannya sebagai Camat sejak Jumat, 5 Agustus 2022 lalu.

Dilansir dari TribunSumsel, motivasi Pemkot Kota Payakumbuh dalam membuat keputusan pemecatan dirinya sebagai Camat imbas dari adanya laporan MUI Payakumbuh terhadap unggahan video viral milik Dewi tersebut. Pasalnya, akun resmi @muipayakumbuh ikut berkomentar dengan mengatakan bahwa cara Dewi untuk mempromosikan Tenun Balai Panjang lewat video tersebut dirasa kurang pantas.

Selain itu, gaya dewi dalam video yang lakukan Catwalk seperti model juga ikut disinggung. Hal ini terjadi karena pakaian yang digunakannya memperlihatkan sebagian lekuk tubuhnya sehingga dianggap kurang sesuai dengan norma agama Islam dan budaya/adat Minangkabau.

MUI Payakumbuh melalui komentar juga menegaskan, kepada Dewi Novita untuk segera menghapus video tersebut dan juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat yang merasa terusik terhadap kontennya itu di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat.

Baca Juga: Mantan Kepala Pos Cabang Baserah Diduga Korupsi Sebesar Rp600 Juta

Dengan adanya keputusan pemecatan dirinya tersebut, Dewi lalu menceritakan rasa kecewanya itu lewat unggahan video di akun TikTok miliknya dengan nama @dewi.centong.

Dalam unggahan tersebut, dia menceritakan bagaimana awal mula penyebab dia bisa dipecat sebagai Camat karena konten video viral ala Citayem Fashihon Week.

“Aku seorang camat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week. Maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minang Kabau kemudian dikomenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh," tulis mantan Camat Payakumbuh Timur itu.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemutakhiran Data Non ASN Pelalawan Capai 7.316 orang

Rabu, 28 September 2022 | 14:27 WIB
X