Benting Aceh Rupat, Pesona Keindahan Yang tak Terjamah

- Jumat, 5 Agustus 2022 | 23:09 WIB
Area ditepian Benting Aceh (Nie/HRC)
Area ditepian Benting Aceh (Nie/HRC)

Kepala UPT Pengelola Wisata Pulau Rupat Utara, Nora menuturkan bahwa saat ini Pemkab Bengkalis terus menggeliatkan industri pariwisata, salah satunya Rupat Utara.

"Memang belum semua masyarakat sadar pentingnya pariwisata, jadi memang itu termasuk kendala, kalaupun tidak ada pusat informasi tetapi kalau warga punya kesadaran tinggi, kan bisa juga jadi juru informasi," kata Nora.

Secara statistik kunjungan wisata ke Beting Aceh masih dipengaruhi adanya moment seperti lebaran atau musim lebaran. Tahun ini kujungan wisata khusus ke Benting Aceh puncaknya pada bulan Mei yaitu saat musim lebaran mencapai 6.186 orang. Sedangkan bulan lainnya yaitu bulan Januari mencapai 3.822 wisatawan, bulan Februari sebanyak 5.625 wisatawan, bulan Maret sebanyak 1.800 wisawan, bulan April sebanyak 1.300 wisatawan. Namun turun drastis pada bulan Juni yang hanya 724 wisatawan.

Dari hasil penelitian Asisten Direktur Tim Implementasi KEKDA Kantor Perwakilan BI Provinsi Riau Ignatius Adhi Nugroho, bahwa Pulau Rupat Utara merupakan kawasan strategis pariwisata nasional sejak 11 tahun lalu. Namun hingga kini, pengembangan pariwisatanya relatif masih terbatas.

Jika dilihat data tahun 2017 saja, tercatat penduduk Riau melakukan 5.15 juta kali perjalanan, dan 1,49 juta diantaranya adalah perjalanan wisata atau berlibur.

Masih di tahun yang sama, perjalanan ke Riau mencapai 4,12 juta kali dengan 1,22 juta diantaranya merupakan perjalanan wisata atau berlibur.

Sementara itu berdasarkan data dari PPN BPS tahun 2017, sebanyak 5.149.936 penduduk dari Riau melakukan perjalanan, yang mana 28,8 persen di antaranya melakukan perjalanan wisata. Sedangkan orang ke Provinsi Riau sebanyak 4.122.202 kali perjalanan, terdiri dari 29,6 persen perjalanan wisata, dan 41,4 persen atau 1,7 juta orang lainnya melakukan perjalanan keluarga, namun tetap memanfaatkan jasa pariwisata.

Jika dihitung untuk Pulau Rupat saja, tercatat ada 58 persen orang pertama kali mengunjungi pulau ini, sedangkan 42 persen lainnya adalah mereka yang kembali. Dari jumlah tersebut jumlah orang yang datang untuk berwisata sebanyak 47,86 persen. Sisanya untuk kegiatan lain-lain.

Tipologi Pariwisata Rupat Utara berdasarkan hasil kuisioner dapat diketahui bahwa distribusi wisatawan berdasarkan jumlah kunjungan didominasi dengan kunjungan selama 2 hari (73%), distribusi biaya wisatawan tertinggi adalah biaya transportasi sebesar 25% dari total seluruh biaya wisatawan.

Lama kunjungan didominasi selama 2 hari (73 persen) mengindikasikan wisatawan dekat dengan DTW, relative murah dan mudah, kebanyakkan berasal dari Kota Dumai, Kota Pekanbaru, Bengkalis, Rokan Hilir dan Siak.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-510 Bengkalis

Senin, 1 Agustus 2022 | 15:59 WIB

Ini Tips Berboncengan dengan Posisi Menyamping

Senin, 4 Juli 2022 | 15:58 WIB
X